Kunker ke Banggai, Ini Daftar Agenda Gubernur Sulteng Selama Tiga Hari

BANGGAI, theopini.idGubenur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura tiba di Luwuk, Kabupaten Banggai, untuk melakukan Kunjungan Kerja (Kunker), Senin siang, 29 Juli 2024.

Saat tiba di Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Gubernur disambut Wakil Bupati Banggai H Furqanuddin Masulili, dan Pj Sekda Banggai Ramli Tongko.

Baca Juga: Kunker ke Parimo, Begini Pesan Ketua KPU Sulteng

Dalam Kunker kali ini, Gubernur tampak didampingi Kepala Dinas Kehutanan Muh Neng, Kepala Dinas Pangan Iskandar Nongtji, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Irvan Aryanto.

Rencananya, Gubernur akan menghadiri beberapa agenda acara, dimulai dengan malam ramah tamah bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, dan seluruh kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat provinsi pada 2024.

Dilanjutkan dengan peresmian beberapa ruas jalan yang baru selesai dibangun, pada Selasa, 30 Juli 2024, sebagai bagian dari upaya pemerintah provinsi meningkatkan infrastruktur dan konektivitas di Kabupaten Banggai.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Rusdy Mastura juga akan menyerahkan bantuan kemasyarakatan dari perangkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah ke para penerima manfaat.

Setelah itu, akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan laboratorium bahasa dan kimia di SMK Negeri 2 Luwuk.

Kemudian, pada malam hari, Gubernur akan membuka ajang (POPDA) tingkat Provinsi yang menjadi ajang penyeleksian atlet pelajar potensial, untuk mewakili daerah pada Pra POPNAS Zona V di Gorontalo.

Pada Rabu, 31 Juli 2024, Gubernur Rusdy Mastura akan meninjau program inseminasi buatan sapi lokal dengan sapi limusin, guna meningkatkan produktivitas ternak dan kesejahteraan peternak, di Desa Sumber Agung, Kecamatan Nuhon.

Baca Juga: Kunker ke Parimo, Gubernur Sulteng Tekankan Pentingnya Mitigasi Bencana

Lewat Kenker ini, Gubernur Rusdy Mastura menegaskan komitmennya bersama perangkat daerah provinsi, untuk terus mendorong pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dan kawasan penyangga Ibu Kota Negara (IKN).

Komentar