Nizar-Ardi Janji Bangun Sekolah Sepak Bola hingga Menata Ibu Kota Kabupaten Parimo

PARIMO, theopini.id Pasangan Nizar Rahmatu dan H Ardi Kadir berjanji akan membangun sekolah bola, benahi RSUD Moutong agar menjadi rumah sakit rujukan hingga berkomitmen menata kembali Ibu Kota Kabupaten Parimo, jika terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Membangun sekolah sepak bola di Kabupaten Parimo, sebenarnya tidak perlu menunggu menjadi Bupati Parimo terpilih, insya allah dukungan terhadap kemajuan olahraga daerah terus saya lakukan hingga saat ini,” ujar Bakal Calon (Balon) Bupati, Nizar Rahmatu, saat bersilaturahim dengan sejumlah masyarakat Kabupaten Parimo, di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Senin malam, 2 September 2024.

Baca Juga: Daftar ke KPU Parimo, Dokumen Pencalonan Pasangan Nizar-Ardi Dinyatakan Lengkap

Ia mengatakan, tujuan membangun sekolah sepak bola untuk mendulang talenta bibit atlet pesepak bola di Kabupaten Parimo.

Apalagi, Kabupaten Parimo telah memiliki stadion olahraga di Desa Jono Kalora, Kecamatan Parigi Barat, yang dapat mendukung pengembangan atlet.

“Tinggal dilengkapi agar bisa mendukung pengembangan atlet di Kabupaten Parimo,” kata dia.

Jika terpilih jadi Bupati Parimo dalam Pilkada 2024, Nizar berjanji akan memprioritaskan penataan Ibu Kota Kabupaten Parimo.

Menurutnya, ibu kota merupakan identitas kabupaten atau sebuah wilayah pemerintahan, salah satu bukti kemajuan pembangunan daerah.

Sehingga, harus terlihat keindahan serta ditata dengan baik, dan dilakukan penambahan sejumlah fasilitas umum.

“Penambahan lampu penerang jalan dan fasilitas lainnya harus dilakukan, agar membuat wajah ibu kota kabupaten lebih baik,” ujarnya.

Bukan hanya itu, pasangan Nizar-Ardi dengan akronim BERSINAR ini, juga akan mendorong RSUD Moutong menjadi rumah sakit rujukan, jika terpilih menjadi Balon Bupati dan Balon Wabup Parimo.

Baca Juga: Diusung Golkar dan PKB, Erwin-Sahid Siap Maju di Pilkada Parimo

Sebab, kata dia, akses kesehatan di wilayah utara, menjadi permasalahan yang kerap dieluh-eluhkan masyarakat.

“Intinya, kita akan cari jalan keluarnya. Bagimana RSUD Moutong itu, bisa beroperasi dengan baik,” pungkasnya.

Komentar