PARIMO, theopini.id – Delapan atlet ikut berpartisipasi dalam lomba olahraga tradisional Sumpit atau Sopu dalam Festival Gerakan Budaya Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong (Gampiri), Sulawesi Tengah.
Festival Gampiri dengan tema “Merajut Kekayaan Tradisi Lokal Daerah dalam Gampiri Budaya” ini, dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, di RTH Hasan Bahasyuan, Kelurahan Masigi, sejak 15-16 November 2024.
“Olahraga tradisional ini sudah jarang dikenal, sehingga melalui lomba sumpit ini diharapkan bisa tersosialisasi lagi di kalangan masyarakat,” kata Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikbud Parimo, Ninong Pandake, Sabtu, 16 November 2024.
Ia mengatakan, Festival Gampiri yang menyuguhkan beragam lomba tradional ini, diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakatnya.
Baca Juga: Lestasikan Budaya dan Tradisi, Pemda Parimo Gelar Festival Gampiri
Sesuai tujuanya, Festival Gampiri ini juga merupakan upaya melestarikan dan mengembangkan budaya lokal. Sehingga lomba olahraga tradisional sumpit ini, masuk dalam salah satu item kegiatan.
“Untuk saat ini, masih diikuti eks Kecamatan Parigi. Ke depan, akan dibuka bagi seluruh kecamatan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pemenang lomba olahraga tradional sumpit ini, nantinya akan mewakili Kabupaten Parimo ke tingkat provinsi.
“Lomba kali ini, kami buka dijarak 15 meter. Sebenarnya standar nasional 20 meter,” pungkasnya.







Komentar