GORONTALO, theopini.id – Sebanyak 50 anggota KORPRI Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo resmi dilepas untuk diberangkatkan berhaji ke Arab Saudi.
Pelepasan Calon Jemaah Haji (CJH) tersebut, dilakukan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di rumah jabatannya, Kamis, 15 Mei 2025.
Baca Juga: Gubernur dan Wagub Gorontalo Kunjungi Balita Stunting di Pohuwato
“Saya berpesan untuk anggota KORPRI agar disiplin, dalam beribadah selama menjalankan ibadah haji,” kata Gusnar Ismail, dalam sambutannya.
Ia mengingatkan anggota KORPRI agar tetap menjaga semangat beribadah. Namun, disesuaikan dengan kondisi fisik.
Sehingga, kata dia, agar tidak mengganggu kesehatan, terutama menjelang puncak ibadah seperti wukuf di tahah suci.
Ia juga mengajak para jemaah untuk bersyukur, karena mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji setelah menunggu bertahun-tahun.
Mengingat, panjangan antrean keberangkatan haji di Provinsi Gorontalo, yang bisa mencapai 17 tahun lamanya.
“Lakukan ibadah wajib sebaik-baiknya, ibadah sunnah juga penting. Tapi tetap ukur kemampuan. Jangan sampai kelelahan menjelang puncak haji,” pesannya
Sementara itu, Ketua Korpri Pemprov Gorontalo, Sofian Ibrahim melaporkan, 50 CJH tahun ini berasal dari 17 OPD, dengan jumlah terbanyak dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yakni 28 orang dan mayoritas berprofesi sebagai guru.
Sementara satu perwakilan Kesbangpol Provinsi Gorontalo, Musanif Niode, batal berangkat karena meninggal dunia pada Rabu, 14 Mei 2025.
Baca Juga: Petani Tambak Sampaikan Aspirasi ke Gubernur Gorontalo
“Kami juga laporkan kepada Bapak Gubernur, saat ini masih ada sekitar 400 anggota KORPRI yang masih menunggu giliran untuk berangkat haji,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, KORPRI juga memberikan uang saku kepada masing-masing jemaah yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Gusnar dan Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie.











