the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Mendagri: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Pengawasan Internal yang Kuat

the OPINIbythe OPINI
16 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
16 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
Mendagri: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Pengawasan Internal yang Kuat

Mendagri Muhammad Tito Karnavian, saat membuka Rapat Rakorwas Kompolnas bersama Polri Tahun 2025 di Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Penghargaan Kemendagri Jadi Pemicu Pemkot Makassar Perkuat Layanan Dasar

Pemda Parimo Ikut Rakor Inflasi, Mendagri Soroti Intervensi Harga Pangan

JAKARTA, theopini.id — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan bahwa reformasi kelembagaan Polri harus dimulai dari penguatan sistem pengawasan internal.

Ia menyebut, pengawasan yang efektif dari dalam institusi akan menjadi fondasi utama dalam membangun kembali kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Baca Juga: Kemendagri Soroti Lemahnya Respons Daerah Hadapi Lonjakan Harga Pangan

“Sebetulnya pengawasan yang terbaik adalah pengawasan internal, yang terbaik. Karena kalau pengawasan internalnya bagus, maka otomatis kepercayaan publik akan tinggi. Karena dianggap satu lembaga bisa mengawasi diri sendiri,” kata Tito saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bersama Polri Tahun 2025 di Jakarta, Rabu, 16 Juli 2025.

Sebagai Wakil Ketua Kompolnas, ia mendorong agar pengawasan di tubuh Polri tidak bersifat pasif atau sekadar menunggu laporan masyarakat, melainkan bersifat proaktif dan sistematis.

Ia menilai, pendekatan pengawasan seperti itu akan lebih efektif dalam mencegah pelanggaran dan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan publik.

“Penting untuk melakukan respons cepat supaya permasalahan tidak berlarut-larut. Namun juga lebih dari itu, perlu langkah-langkah proaktif untuk mencegah pelanggaran anggota dan meningkatkan pelayanan kepada publik lebih baik,” tegasnya.

Dalam paparannya, Tito menyebut bahwa pengawasan terhadap Polri bukanlah tugas yang mudah, mengingat institusi ini merupakan kepolisian nasional terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok.

Ia menambahkan, tantangan bertambah berat karena Polri bekerja di negara kepulauan terbesar dunia dengan sistem demokrasi terbesar ketiga setelah India dan Amerika Serikat.

“Kita sadari bahwa memang tugas yang tidak mudah untuk mengawasi Polri. Karena Polri ini adalah lembaga kepolisian nasional nomor dua terbesar di dunia dan menjalankan fungsi kepolisian di negara demokrasi nomor tiga di dunia setelah India dan Amerika Serikat,” ungkapnya.

Menurutnya, perbedaan geografis Indonesia dengan negara-negara besar lainnya juga menjadi tantangan tersendiri.

Jika negara seperti India dan Amerika Serikat adalah negara daratan, maka Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi hambatan mobilitas dan koordinasi yang lebih rumit dalam pelaksanaan fungsi kepolisian.

Lebih lanjut, Tito juga mendorong Kompolnas untuk lebih banyak melakukan kunjungan lapangan ke Satuan Kerja (Satker) dan Polda di seluruh Indonesia guna mencocokkan program dengan pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga: Kerajinan Tangan Jadi Motor UMKM, Mendagri: Jangan Anggap Remeh!

Hal ini, dinilai penting untuk mengevaluasi langsung kinerja, pelayanan, dan akuntabilitas satuan kepolisian.

“Dengan koordinasi kepada Pimpinan Polri, sebaiknya satker-satker yang ada di Mabes Polri dan Polda-Polda diundang dan didatangi untuk diskusi dan dialog. Mereka memaparkan strategi kebijakan mereka, termasuk key performance index-nya. Dialog seperti ini akan meminimalisir pelanggaran dan mendorong budaya profesional di tubuh kepolisian,” jelasnya

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #MabesPolri#Mendagri#MuhammadTitoKarnavian#Polri
ShareSendTweet
Previous Post

Wali Kota Makassar Perketat Pengawasan, Ancaman Tegas untuk Pelanggaran Keuangan

Next Post

Job Fair 2025 Buka 999 Lowongan, Bupati Banggai Dorong Perusahaan Serap Tenaga Lokal

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

10 Oktober 2026
Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

4 Oktober 2026
KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

25 September 2026
Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

21 September 2026
Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

15 September 2026
Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

2 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

Soroti Polusi Udara di Morowali dan Morut, Anwar Hafid Minta Pengawasan Diperketat

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

14 Oktober 2026
Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

Target PAD Parimo Naik, Adnyana Minta Penjelasan Banggar

13 Oktober 2026
Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

13 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

DP3AP2KB Parimo Minta Desa Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

DP3AP2KB Parimo Minta Desa Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

9 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 29 km BaratLaut POHUWATO-GORONTALO

12 Oktober 2026
Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

12 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.1 M Guncang 125 km Tenggara BITUNG-SULUT

9 Oktober 2026
Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

12 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d