Gubernur Gorontalo dan PMI Bahas Gerakan Donor Darah Sambut HUT ke-80 RI

GORONTALO, theopini.id Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo menggelar diskusi santai bersama Gubernur Gusnar Ismail, di Rumah Kopi Mekar, Kota Gorontalo, Minggu, 27 Juli 2025.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut, adalah persiapan gerakan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Baca Juga: Anwar Hafid Dorong PMI Sulteng Gelar Donor Darah Rutin Tiga Bulan Sekali

Gerakan ini, akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari instansi pemerintah dan swasta, pelajar, hingga komunitas lokal.

Kegiatan Donor Darah ASN Pemprov Gorontalo, juga akan kembali digelar sebagai tindak lanjut dari program serupa beberapa bulan lalu.

Gubernur Gusnar mengapresiasi langkah PMI yang terus menumbuhkan semangat gotong royong melalui donor darah.

Menurutnya, kegiatan ini tak hanya membantu kebutuhan medis, tetapi juga memperkuat nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

“Kita akan isi kemerdekaan dengan kegiatan kemanusiaan, yaitu donor darah. Kita undang para pendonor aktif, dari pendonor sukarela, ormas, instansi, dan elemen masyarakat lainnya,” ujarnya.

Ketua PMI Provinsi Gorontalo, Ishak Liputo, menyambut baik dukungan gubernur terhadap ketersediaan darah di daerah.

Ia berkomitmen untuk memaksimalkan arahan tersebut melalui gerakan donor darah kemerdekaan sebagai wujud solidaritas sosial.

“Gubernur menunjukkan perhatian yang luar biasa terhadap ketersediaan darah. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk bergerak lebih masif,” ungkap Ishak.

Ishak juga menambahkan bahwa tahun ini PMI akan fokus mendorong Unit Donor Darah (UDD) Boalemo dan Gorontalo Utara untuk segera naik status menjadi UDD pratama.

Baca Juga: PMI Sulteng Gelar Pertemuan Pengurus, Bahas Rencana Program Kerja 2025

Diskusi ini, turut melahirkan sejumlah langkah strategis yang diharapkan berdampak positif, tidak hanya dalam penyediaan darah, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bersama para pecinta kopi lokal sebagai bentuk kebersamaan antar komunitas.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar