Dorong Digitalisasi, Command Center Banggai Jadi Rujukan Daerah Lain

BANGGAI, theopini.idKunjungan kerja Wakil Bupati (Wabup) Banggai Kepulauan (Bangkep), Serfi Kambey, ke Command Center milik Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah, menunjukkan adanya ketertarikan daerah lain untuk belajar dari inovasi digital yang dikembangkan Banggai.

“Kami melihat apa yang dilakukan Pemda Banggai melalui Command Center ini sangat inspiratif. Sistem ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain, termasuk Banggai Kepulauan, dalam mempercepat pelayanan publik berbasis teknologi,” ujar Serfi Kambey usai kunjungannya di Luwuk, Banggai, Rabu, 17 September 2025.

Baca Juga: Penguatan SDM Jadi Fokus, DKIPS Sulteng Gelar Pelatihan Operator Command Center

Kedatangan Serfi Kambey bersama Kadis Komunikasi dan Informatika Bangkep, Ratnasari N. Turungku, disambut langsung oleh Kepala DKISP Banggai, Lesmana Kulab.

Dalam pertemuan yang berlangsung interaktif itu, rombongan diajak menyaksikan langsung cara kerja pusat kendali informasi yang terintegrasi tersebut.

Kepala DKISP Lesmana menjelaskan, Command Center yang diresmikan sejak HUT ke-64 Kabupaten Banggai 2024 itu bukan hanya sarana teknologi, tetapi juga representasi komitmen pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat.

“Command Center ini memungkinkan semua laporan darurat, seperti kebakaran atau kebutuhan ambulans, segera diteruskan melalui layanan Banggai112 kepada instansi terkait. Jadi respons bisa lebih cepat dan tepat,” terangnya.

Saat ini, Command Center Banggai telah dilengkapi 320 CCTV di 98 titik, dashboard pemantauan Stunting, monitoring sampah, hingga analisis opini publik melalui media sosial.

Menurutnya, sebanyak 35 perangkat daerah juga sudah terhubung ke sistem untuk menyuplai data secara digital.

Baca Juga: Bangun Ekosistem Digital, DKISP Banggai Gelar Bimtek Tim CSIRT

Langkah ini, kata dia, bukan hanya untuk memperkuat pelayanan publik, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi digital yang dapat memotivasi generasi muda.

“Anak-anak muda Banggai bisa melihat bahwa teknologi bukan sekadar gaya hidup, tapi juga alat pembangunan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar