BANGGAI, theopini.id – Tabligh Akbar yang digelar Majelis Ta’lim Hubbul Wathan Khoirun Nisa’ Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah tak hanya bernuansa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momentum lahirnya inovasi baru, yakni Program Sekolah Parenting Desa.
“Sekolah Parenting Desa ini akan dilaksanakan selama setahun, kami telah menyiapkan modul-modul pembelajaran, satu modul untuk satu bulan pembelajaran sehingga ada total 12 modul untuk setahun,” kata Ustadz Rahman Dg. Patiwi, salah satu inisiator program tersebut, Minggu, 21 September 2025.
Baca Juga: Komitmen Cetak Generasi Berkualitas, Wali Kota Makassar Resmikan 5 PAUD
Ia menambahkan, di akhir pembelajaran para peserta Sekolah Parenting Desa akan diwisuda dan diberikan sertifikat lalu kembali ke masyarakat dengan predikat Parent Coach, untuk menebarkan pengetahuan tentang pola pengasuhan anak yang baik.
Program yang mengusung tagline Bertumbuh, Berdaya dan Berdampak ini, dihadirkan sebagai jawaban atas keresahan masyarakat terkait tingginya angka stunting, penyalahgunaan teknologi digital, hingga minimnya pengetahuan tentang pola asuh anak.
Sementara Bupati Banggai, H. Amirudin menyambut baik terobosan tersebut. “Silakan sampaikan apa saja kebutuhan program Sekolah Parenting Desa ini untuk kemudian dapat diberikan bantuan. Saya berharap kegiatan ini bisa diadaptasi sehingga dapat dilaksanakan di kecamatan lainnya,” ujarnya.
Tak hanya berorientasi pada pencegahan stunting, program ini juga dinilai Bupati Amirudin sebagai langkah strategis dalam membentengi generasi muda agar mampu menyalakan obor peradaban dari desa.
Sementara itu, Tabligh Akbar yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Karanganyar, Kecamatan Moilong, tetap menghadirkan ribuan jamaah dari seluruh dataran Toili.
Tema yang diusung, yakni Dengan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, Kita Rajut Persatuan dan Kesatuan, Ukhuwah Islamiyah, Insaniyah, Wathaniyah, dalam Menyulam Kedamaian dan Menumbuhkembangkan Harmoni Umat.
Ketua Majelis Ta’lim Hubbul Wathan Khoirun Nisa’ Moilong menyebut, di kecamatan tersebut terdapat 33 majelis taklim yang seluruhnya aktif berkat dukungan Bupati Banggai.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Karanganyar, para ta’mir masjid, serta masyarakat yang telah menyukseskan acara.
Baca Juga: Surya Fibrianti: PAUD Fondasi Penting dalam Membentuk Masa Depan Anak
Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko menegaskan, tabligh akbar rutin triwulanan ini tidak hanya memperkuat iman dan ukhuwah islamiyah, tetapi juga bagian dari pembangunan daerah.
“Momen ini sarana memperkuat iman, menambah ilmu agama, serta mempererat ukhuwah islamiyah. Pembangunan sejati bukan hanya fisik, ekonomi, dan infrastruktur, tetapi juga spiritual, moral, dan akhlak. Hanya dengan iman yang kuat dan akhlak yang mulia kita bisa mewujudkan masyarakat damai, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar