the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Masyarakat Tak Lagi Takut Berobat, BERANI Sehat Ubah Wajah Layanan Publik di Sulteng

the OPINIbythe OPINI
7 Oktober 2025
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
7 Oktober 2025
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
Masyarakat Tak Lagi Takut Berobat, BERANI Sehat Ubah Wajah Layanan Publik di Sulteng

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr Reny A Lamadjo saat berkunjung ke RSUD Undata Palu. (Foto: IST)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PALU, theopini.id – Program BERANI Sehat yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, membawa perubahan besar dalam perilaku masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Jika dulu banyak warga menahan sakit karena khawatir biaya, kini rumah sakit kembali ramai oleh pasien yang datang dengan keyakinan bisa sembuh tanpa terbebani biaya pengobatan.

Baca Juga: Lonjakan Pasien RSUD Undata, Bukti Dampak Program BERANI Sehat di Sulteng

“Lonjakan ini bukan sekadar angka. Ini bukti nyata bahwa masih banyak masyarakat yang sebelumnya menahan sakit karena takut tidak mampu membayar. Sekarang, dengan hanya menunjukkan KTP, mereka sudah bisa berobat,” ujar Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Senin, 6 Oktober 2025.

Menurut dia, sebelum program ini dijalankan, RSUD Undata Palu hanya melayani sekitar 200 hingga 300 pasien per hari.

Namun, setelah tujuh bulan program BERANI Sehat berjalan, jumlah pasien melonjak hingga 700 sampai 800 orang per hari.

“Kalau sekarang rumah sakit penuh, itu artinya rakyat kita sudah tidak takut berobat lagi. Dulu mereka memilih diam di rumah karena tidak punya biaya. Sekarang, berkat BERANI Sehat, mereka punya harapan untuk sembuh tanpa harus menjual harta benda,” tambahnya.

Dalam kurun tujuh bulan, lebih dari 102.000 warga Sulawesi Tengah telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis hanya dengan KTP, dengan total biaya yang ditanggung Pemprov Sulawesi Tengah mencapai hampir Rp50 miliar.

Program ini, dinilai menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil, terutama yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis.

Keberhasilan itu, turut dirasakan di RSUD Undata Palu, rumah sakit rujukan utama di provinsi ini. Direktur RSUD Undata Palu, drg. Herry Mulyadi, M.Kes mengakui, lonjakan pasien menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga medis. Namun, semangat pelayanan tetap dijaga dengan dedikasi tinggi.

“Kami berhadapan langsung dengan manusia yang sakit, dan tentu saja kami juga manusia yang bisa lelah. Tapi semangat kami tidak padam. Kami tidak alergi kritik, namun kami mohon agar kritik disampaikan dengan empati, bukan dengan hujatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, tidak ada pasien yang ditolak di RSUD Undata, meski ruang rawat hampir selalu penuh. Melalui aplikasi Sehati, pelayanan kini dilakukan lebih cepat dan transparan, membantu pasien mendapatkan layanan tanpa birokrasi yang berbelit.

“Program BERANI Sehat sungguh luar biasa. Kami melihat sendiri bagaimana banyak kepala keluarga yang dulu terbaring lemah kini bisa kembali produktif. Dukungan Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur yang selalu hadir memberi semangat menjadi sumber kekuatan bagi kami semua,” ucap Herry.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kini tengah mempersiapkan langkah lanjutan, yakni meningkatkan kapasitas dan fasilitas RSUD Undata menjadi rumah sakit bertaraf internasional.

Baca Juga: BERANI Sehat Hadapi Tantangan Pembiayaan dan Distribusi Layanan di Daerah 3T

Perencanaan ini, mencakup modernisasi layanan, penambahan tenaga spesialis, dan peningkatan mutu pelayanan agar masyarakat bisa mendapatkan perawatan terbaik di daerahnya sendiri.

“RSUD Undata akan kita kembangkan menjadi rumah sakit kebanggaan Sulawesi Tengah, dengan fasilitas modern dan layanan berstandar internasional. Kita ingin rakyat Sulteng mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di tanahnya sendiri,” tegas Gubernur Anwar.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #kemenkes#PemprovSulteng#RSUDUndataPalu#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Kolaborasi Keluarga dan Sekolah di Donggala Tanamkan Cinta Budaya

Next Post

Banyak Penyedia Program MBG Parimo Belum Penuhi Standar Higienitas

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

Wali Kota Gorontalo Ancam Rombak Manajemen RSUD Aloei Saboe

12 Oktober 2026
RSAS Jadi Rujukan Pasien Luar Daerah, Wali Kota Gorontalo Soroti Pelayanan Kesehatan

RSAS Jadi Rujukan Pasien Luar Daerah, Wali Kota Gorontalo Soroti Pelayanan Kesehatan

12 Oktober 2026
Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

Wagub Reny Minta Pusat Bantu Renovasi 220 Puskesmas di Sulteng

9 Oktober 2026
Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

9 Oktober 2026
Ditinjau Usai Diresmikan, Bupati Parimo: Labkesmas Perkuat Sistem Kesehatan Berbasis Data

Ditinjau Usai Diresmikan, Bupati Parimo: Labkesmas Perkuat Sistem Kesehatan Berbasis Data

8 Oktober 2026
Erwin Burase Resmikan Puskesmas Torue dan Labkesmas Senilai Rp20,8 Miliar

Erwin Burase Resmikan Puskesmas Torue dan Labkesmas Senilai Rp20,8 Miliar

8 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

Anwar Hafid Siapkan Beasiswa Guru dan Tenaga Kesehatan pada 2027

14 Oktober 2026
Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

13 Oktober 2026
Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

12 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Polisi Amankan Tujuh Orang Positif Narkoba dalam Penggerebekan di Kayumalue

Polisi Amankan Tujuh Orang Positif Narkoba dalam Penggerebekan di Kayumalue

12 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d