Hestiwati: Seni Qasidah Jadi Penyeimbang Budaya di Era Globalisasi

PARIMO, theopini.id Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Hj Hestiwati Nanga menegaskan, seni qasidah memiliki peran penting sebagai penyeimbang budaya di tengah derasnya arus globalisasi.

“Seni qasidah diharapkan menjadi penyeimbang dan filter terhadap budaya barat sebagai dampak era globalisasi yang melanda kehidupan kita saat ini, terutama bagi remaja sebagai generasi muda,” ujar Hestiwati dalam sambutannya saat menghadiri MTQ tingkat Kabupaten Parimo sekaligus pelantikan pengurus LASQI kecamatan di Kecamatan Sidoan, Rabu malam, 26 November 2025.

Baca Juga: MTQ ke-19 Parimo Jadi Momentum Penguatan Generasi Qur’ani dan Seni Islami

Ia menjelaskan, pelantikan pengurus LASQI tingkat kecamatan tahun ini memiliki makna penting, karena memastikan adanya struktur organisasi yang jelas untuk menjalankan roda organisasi.

Menurutnya, penguatan struktur ini juga penting untuk membangun sinergi antara BPK LASQI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam melaksanakan visi dan misi organisasi.

“Visi dan misi LASQI berfokus pada pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan seni qasidah sebagai media dakwah dan pembentukan karakter bangsa yang berakhlak mulia,” jelasnya.

Hestiwati juga menyampaikan setelah pelaksanaan MTQ, pihaknya menggelar seleksi rebana klasik selama tiga hari ke depan.

Tim dari Kabupaten Parimo akan bertanding di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah pada 2–3 Desember 2025.

“Insyaallah kita bisa membawa piala lagi di tingkat provinsi. Jika kembali meraih juara, kita akan melaju ke tingkat nasional di Tangerang pada 5 Desember,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Parimo atas dukungan finansial maupun moral terhadap kegiatan LASQI, termasuk fasilitasi untuk persiapan menuju kompetisi tingkat provinsi dan nasional.

Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia MTQ tingkat kabupaten serta jajaran LASQI kecamatan yang baru saja dilantik.

Baca Juga: Festival Nasyid dan Bintang Vokalis Qasidah Gambus di Sigi Berakhir

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat bekerja lebih maju, dan membawa perkembangan bagi seni qasidah di seluruh wilayah Parimo.

“Saya berharap pengurus yang baru dilantik dapat semakin mengembangkan seni qasidah di kecamatan masing-masing,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar