MARAWOLA, theopini.id — Festival To Marawola 2025 dinilai menjadi ruang strategis, untuk mendorong sektor pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Komitmen tersebut ditegaskan saat Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menutup secara resmi seluruh rangkaian kegiatan festival di Kolam Air Deras Desa Binangga, Sabtu, 13 Desember 2025.
Baca Juga: Festival Teluk Lalong 2025, Wujud Komitmen Banggai Bangkitkan Pariwisata Lokal
“Festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana promosi budaya dan pariwisata yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat,” kata Bupati Rizal Intjenae.
Ia menyampaikan, Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi berkomitmen menjadikan Festival To Marawola sebagai agenda tahunan yang terintegrasi dengan peringatan Hari Jadi Kecamatan Marawola.
Langkah tersebut, diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat setempat.
“Kekayaan budaya yang kita miliki adalah modal besar. Jika dikelola dengan baik, festival budaya seperti ini dapat meningkatkan kunjungan wisata dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rizal, pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya sejalan dengan visi Kabupaten Sigi sebagai daerah yang maju dan berdaya saing dengan kekuatan pada sektor pertanian dan pariwisata.
Karena itu, sinergi lintas perangkat daerah dan dukungan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan kegiatan serupa.
Baca Juga: Wabup Sigi Tekankan Pentingnya Harmoni Sosial di Festival Rohani 2025
Ia juga menekankan pentingnya pelibatan generasi muda dalam pelestarian budaya lokal agar nilai-nilai kearifan tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Budaya harus terus diwariskan. Festival ini menjadi ruang edukasi sekaligus pemersatu masyarakat,” tegasnya.
Baca berita lainnya di Google News








Komentar