the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Cuaca Sulit Diprediksi, Pemda Parimo Perkuat Kewaspadaan Karhutla

the OPINIbythe OPINI
27 Januari 2026
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
27 Januari 2026
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
Cuaca Sulit Diprediksi, Pemda Parimo Perkuat Kewaspadaan Karhutla

Rapat koordinasi yang digelar BPBD Parimo bersama dinas terkait untuk mencegah Karhutla, Selasa, 27 Januari 2026. (Foto: Galvin)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PARIMO, theopini.id – Kondisi cuaca yang sulit diprediksi di Sulawesi Tengah menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah Parigi Moutong (Parimo), dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo bersama dinas terkait, Selasa, 27 Januari 2026.

Baca Juga: Mendagri Minta Pemda Susun Regulasi Terkait Karhutla

Rapat yang berlangsung di Ruang Pusdalops BPBD Parimo tersebut, digelar menyusul sejumlah kejadian karhutla di berbagai wilayah, serta mempertimbangkan informasi cuaca terkini dan kaleidoskop BMKG yang menunjukkan potensi kemarau di beberapa kawasan.

Plt Kepala BPBD Parimo, Rivay mengungkapkan, sepanjang Januari 2026 telah terjadi delapan kasus karhutla di Kabupaten Parimo dengan rincian lima kebakaran lahan dan tiga kebakaran hutan, terutama di wilayah eks Parigi.

“Data ini menjadi peringatan dini bagi kita semua, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan utama dalam penanganan karhutla, khususnya di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau armada pemadam kebakaran.

“Saat ini, kami baru bisa menyalurkan peralatan seadanya seperti alkon, tangki air, serta peralatan manual di wilayah rawan,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri, Solih Alfiandi menyampaikan, sebagian kejadian karhutla dipicu oleh kondisi kemarau yang terjadi lebih cepat dari perkiraan.

“Sulawesi Tengah tergolong wilayah yang sulit diprediksi. Cuaca di tiap daerah bisa berubah dengan cepat, termasuk di Kabupaten Parimo,” jelas Solih melalui sambungan daring.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, pemerintah daerah telah mengeluarkan surat edaran agar masyarakat lebih waspada saat membuka lahan pertanian dan perkebunan, serta menghindari pembakaran terbuka.

Baca Juga: Polda Sulteng Gelar Apel Siaga Penanggulangan Karhutla

Rivay menegaskan, ke depan diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor dan kesiapan sumber daya manusia untuk meminimalkan risiko karhutla.

“Semua pihak harus bersinergi dengan kemampuan yang ada sambil terus meningkatkan kesiapsiagaan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BPBDParimo#Karhutla#parigimoutong#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Nakes di Parimo Diminta Berikan Pelayanan Ekstra bagi Masyarakat

Next Post

Tiga IPR Terbit di Parimo, Perda IPERA Masih Tahap Pembahasan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

15 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

Tinjau Revitalisasi Sekolah, Erwin Burase Kawal Penyelesaian Tepat Waktu

13 Oktober 2026
Pendaki Perempuan Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Dikerahkan

Pendaki Perempuan Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Dikerahkan

10 Oktober 2026
Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan Perkebunan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

14 Oktober 2026
Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

13 Oktober 2026
Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Diusulkan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

10 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d