the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ragam

Karhutla Avolua Jadi Ancaman Serius bagi Hutan Parimo

the OPINIbythe OPINI
2 Februari 2026
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
2 Februari 2026
in Ragam
Reading Time: 3 mins read
Karhutla Avolua Jadi Ancaman Serius bagi Hutan Parimo

Karhutla terlihat melahap kawasan perbukitan di Desa Avolua, pada malam hari. Kobaran api tampak membesar dan berada tidak jauh dari permukiman warga, memicu kekhawatiran masyarakat setempat. (Foto: IST)

Baca Juga

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

PARIMO, theopini.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Dusun III Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan kawasan hutan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Sekitar 20 hektare hutan dilaporkan hangus terbakar, sementara proses pemadaman terkendala medan pegunungan yang terjal serta keterbatasan sumber air.

Baca Juga: Cuaca Sulit Diprediksi, Pemda Parimo Perkuat Kewaspadaan Karhutla

Kapolsubsektor Parigi Utara, IPDA Andri J. Terok, mengungkapkan, kebakaran terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WITA dan diduga bermula dari aktivitas pembukaan kebun warga dengan cara dibakar.

“Dugaan awal kebakaran berasal dari pembakaran semak dan kebun kelapa milik warga. Kondisi vegetasi yang kering, ditambah suhu panas dan angin, menyebabkan api cepat menjalar ke kawasan hutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sekitar 20 warga telah berupaya melakukan pemadaman secara manual sejak pukul 16.00 WITA menggunakan peralatan seadanya. Namun hingga malam hari, api masih belum sepenuhnya dapat dikendalikan.

“Medan di lokasi berada di kawasan pegunungan yang terjal, sementara akses air sangat terbatas. Ini menjadi kendala utama dalam proses pemadaman di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, aparat kepolisian baru dapat mencapai lokasi kejadian sekitar pukul 19.30 WITA untuk memastikan kondisi di lapangan, sekaligus melakukan pengamanan area terdampak.

“Kami langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi, dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi guna memastikan penyebab kebakaran,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya telah memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampaknya yang dapat meluas dan sulit dikendalikan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Cara ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik bagi lingkungan maupun keselamatan warga,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan, kepolisian terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait, untuk meningkatkan pengawasan di wilayah rawan kebakaran.

“Patroli dan pemantauan akan kami tingkatkan. Jika ditemukan unsur kesengajaan, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Kebakaran hutan di Avolua dinilai menjadi sinyal bahaya, mengingat masih banyaknya lahan perkebunan kering dan semak belukar di wilayah Parigi Utara yang berpotensi memicu kebakaran susulan, jika tidak diimbangi langkah pencegahan serius.

Baca Juga: Mendagri Minta Pemda Susun Regulasi Terkait Karhutla

“Pencegahan adalah kunci utama. Kesadaran bersama sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi kebakaran masih dalam pemantauan aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat setempat guna mencegah meluasnya api ke kawasan hutan lain maupun ke wilayah permukiman warga.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BNPB#BPBDParimo#DesaAvolua#KecamatanParigiUtara#parigimoutong#PolresParimo#Sulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Gubernur Sulteng: Pembenahan Birokrasi Harus Dimulai dari Nurani Aparatur

Next Post

Operasi Keselamatan 2026, Polres Parimo Prioritaskan Edukasi Tekan Angka Kecelakaan

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Hilang Kontak Saat Melaut, Tiga Nelayan di Bangkep Ditemukan Selamat

Hilang Kontak Saat Melaut, Tiga Nelayan di Bangkep Ditemukan Selamat

15 Oktober 2026
Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

Long Boat Bawa Lima Orang Hilang Kontak di Perairan Balut, Dua di Antaranya Anak-anak

14 Oktober 2026
Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

Anwar Hafid Dukung Konsolidasi HPA, Munas ke-5 Dijadwalkan Desember

14 Oktober 2026
Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

Tiba di Palu, Kapolda Irjen Rizal Irawan Disambut Gubernur Sulteng

13 Oktober 2026
Kualitas Udara Parimo Diprediksi Sedang, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Polutan

Kualitas Udara Parimo Diprediksi Sedang, BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Polutan

13 Oktober 2026
Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

Bupati Erwin Burase Hadiri HUT ke-27 Buol, Perkuat Silaturahmi Antardaerah

12 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Tegaskan Kepastian Hukum, Kemenag Parimo Dorong Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

16 Oktober 2026
Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

Kabut Asap Ancam Kesehatan Warga, Anwar Hafid Imbau Gunakan Masker

11 Oktober 2026
Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026
Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan Perkebunan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

Warga Kintom Ditemukan Meninggal di Jalan, Polisi Minta Keterangan Keluarga

14 Oktober 2026
Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

10 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 193 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR

11 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d