Pemda Parimo Akan Kembali Tertibkan Lapak Pedagang di PSP

PARIMO, theopini.id Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berencana kembali menertibkan lapak pedagang yang berjualan di luar area Pasar Sentral Parigi (PSP), khususnya di atas trotoar dan badan jalan. Penertiban tersebut, rencananya akan dilakukan setelah perayaan Idulfitri 2026.

“Kemungkinan pasca Lebaran akan kita tindak lanjuti,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Parimo, H. Abdul Sahid di Parigi, Kamis, 12 Maret 2026.

Rencana penertiban tersebut, kembali mencuat setelah adanya sorotan dari salah satu anggota legislatif terkait maraknya aktivitas pedagang yang berjualan di luar area pasar.

Abdul Sahid mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan bersama dinas terkait, memang ditemukan sejumlah pedagang yang kembali mendirikan lapak di luar kawasan pasar, terutama di atas trotoar jalan.

Namun demikian, pemerintah daerah saat ini masih memberikan toleransi kepada para pedagang. Mengingat sebagian dari mereka berjualan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kita sudah mengimbau para pedagang terkait rencana penertiban tersebut,” katanya.

Langkah tersebut, kata dia, dilakukan agar para pedagang yang saat ini kembali beraktivitas tidak merasa kecewa, jika nantinya pemerintah melakukan penertiban.

Abdul Sahid mengungkapkan, sebagian pedagang yang berjualan di luar area pasar merupakan pedagang lama, sebelumnya pernah berjualan di dalam pasar.

Menurutnya, mereka memilih kembali berjualan di luar area pasar dengan alasan menurunnya daya beli saat berada di dalam area pasar.

“Ke depannya ini akan kita kelola dan tertibkan kembali, agar perputaran ekonomi di Pasar Sentral bisa lebih baik dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh pedagang,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar