DPRD Parimo Temukan Tempat Tidur Pasien Menumpuk di Tangga Darurat RSUD Anuntaloko

PARIMO, theopini.idPenumpukan tempat tidur pasien bekas di jalur tangga darurat gedung rawat inap lantai empat RSUD Anuntaloko mendapat sorotan dari DPRD Parigi Moutong (Parimo). Kondisi tersebut, dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan.

“Saya harap sebagai rumah sakit milik daerah, hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” tegas anggota DPRD Parimo, Arnold Aholai, saat melakukan inspeksi mendadak bersama Pansus LKPJ, Senin, 20 April 2026.

Ia menyampaikan, temuan tersebut muncul saat kunjungan lapangan DPRD untuk menindaklanjuti sejumlah laporan pekerjaan dan keluhan masyarakat.

BACA JUGA:  Soroti Retribusi Parkir, Fadli Sebut Menejemen Dishub Parimo Lemah

Menurutnya, penumpukan tempat tidur pasien di jalur evakuasi darurat tidak hanya mencerminkan buruknya tata kelola, tetapi juga membahayakan jika terjadi situasi darurat.

“Kalau terjadi kondisi mendesak seperti kebakaran atau bencana, jalur ini sangat vital. Tidak boleh terhalang,” ujarnya.

Arnold menegaskan, pihak rumah sakit harus segera memindahkan tempat tidur pasien bekas tersebut ke lokasi yang semestinya.

Jika penanganan berada di bawah tanggung jawab pihak ketiga, maka manajemen rumah sakit diminta memberikan teguran tegas.

“Kalau ini tanggung jawab pihak ketiga, RSUD harus segera bertindak dan memberikan peringatan keras,” katanya.

BACA JUGA:  DPRD Parimo Bentuk Pansus LKPj Bupati 2024

Ia bahkan memberikan ultimatum agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu tiga hari ke depan, mengingat pentingnya fungsi tangga darurat bagi keselamatan penghuni gedung.

Sementara itu, Plt Direktur Utama RSUD Anuntaloko, Irwan, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan tersebut.

“Ke depan, segala bentuk masukan dari pansus akan segera kami laksanakan,” ujarnya.

Ia memastikan pembenahan akan dilakukan secepatnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan dan keselamatan di lingkungan rumah sakit.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar