PARIMO, theopini.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Tengah menggelar rapat kerja perdana di bawah kepemimpinan Moh. Akbar Lembah, di Kota Palu, Jum’at, 5 Juni 2026.
Rapat kerja yang digelar di Kantor DPW PPP Sulawesi Tengah tersebut, dihadiri jajaran pengurus DPW serta pengurus DPC PPP se-Sulawesi Tengah sebagai upaya memperkuat koordinasi, konsolidasi, dan soliditas kader dalam menjalankan program-program partai ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah, Moh. Akbar Lembah menegaskan, kekompakan seluruh pengurus menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan organisasi dan pelaksanaan agenda partai.
“Kekompakan pengurus sangat penting, terutama dalam menjalankan program dan kegiatan partai,” ujar Akbar.
Ia menekankan, setiap program yang dirancang dan dilaksanakan oleh PPP di tingkat kabupaten dan kota harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang dapat dilakukan antara lain pelatihan dasar bagi generasi muda, kegiatan sosial seperti sunatan massal, pembentukan wadah pengajian rutin, hingga penguatan rekrutmen kader partai.
“Kaderisasi sangat penting sebagai upaya membesarkan partai,” katanya.
Selain membahas program kerja, rapat tersebut juga menjadi momentum untuk memantapkan langkah PPP Sulawesi Tengah dalam menghadapi Pemilu 2029.
Di hadapan seluruh kader PPP se-Sulawesi Tengah, Akbar mengajak setiap pengurus kabupaten dan kota untuk bekerja lebih maksimal guna meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang. Ia menargetkan setiap daerah dapat meraih sedikitnya empat kursi.
“Raker ini menjadi titik awal kita bergerak. Tidak ada waktu untuk santai. Semua harus turun dan kerja nyata,” tegas Akbar.
Melalui rapat kerja perdana tersebut, DPW PPP Sulawesi Tengah berharap seluruh jajaran partai dapat bergerak lebih terstruktur, memperkuat kaderisasi, serta meningkatkan kehadiran partai di tengah masyarakat sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik 2029.
Baca berita lainnya di Google News

Komentar