BANGGAI, theopini.id — Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Eselon II.b di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah memasuki tahap krusial, dengan penekanan pada kemampuan inovasi dan integritas para calon pejabat.
“Kita membutuhkan sosok pemimpin birokrasi yang tidak hanya mampu menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan, inovator kebijakan, serta teladan dalam integritas dan etika publik,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Banggai, H Furqanuddin Masulili, Rabu, 22 April 2026.
Tahap akhir seleksi ini, diisi dengan tes penulisan dan pemaparan makalah serta wawancara yang berlangsung selama dua hari di Ruang Rapat Umum Sekretariat Daerah Banggai. Sebelumnya, para peserta telah melalui tes kompetensi manajerial dan sosial kultural.
Wabup Furqanuddin menegaskan, tahapan ini menjadi momentum untuk menggali gagasan strategis dari para peserta dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan daya saing, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga pengentasan kemiskinan.
Ia juga memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel, dengan melibatkan panitia seleksi dan tim penguji yang profesional serta independen.
“Saya percaya bahwa panitia seleksi dan tim penguji melaksanakan tugas ini secara profesional dan independen sehingga hasil seleksi benar-benar mencerminkan kualitas dan kapasitas peserta yang sesungguhnya,” tambahnya.
Seleksi terbuka kali ini, memperebutkan 14 jabatan pimpinan tinggi di sejumlah perangkat daerah strategis, di antaranya Inspektorat, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Sosial.
Selain itu, panitia seleksi juga membuka posisi Direktur Unit Organisasi Bersifat Khusus (OBK) Rumah Sakit Umum Daerah Luwuk, yang turut menjadi bagian penting dalam penguatan layanan publik di sektor kesehatan.
Melalui tahapan akhir ini, diharapkan terpilih pemimpin birokrasi yang mampu membawa perubahan nyata dan mendorong kinerja pemerintahan yang lebih efektif, inovatif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar