MAKASSAR, theopini.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Makassar.
“Di sinilah kami berharap KPMI bisa hadir membantu pemerintah, terutama membina UMKM pemula agar mereka bisa bertumbuh secara tertata, naik kelas, dan memiliki daya saing,” ujar Munafri saat menerima kunjungan KPMI Korwil Makassar di Rumah Jabatan Wali Kota, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia menegaskan, sebagai kota jasa dan perdagangan dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa, Makassar membutuhkan akselerasi agar masyarakat tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga tumbuh sebagai pelaku usaha mandiri.
“Semangat masyarakat untuk berdagang itu besar, tapi mereka masih butuh pendampingan, edukasi, dan rambu-rambu usaha agar bisa berkembang secara legal dan profesional,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah kota terus mendorong lahirnya wirausaha baru dengan pola pikir bisnis yang terarah dan berkelanjutan.
Selain itu, Appi juga membuka ruang kolaborasi dalam mengoptimalkan potensi Pasar Sentral Makassar sebagai pusat perdagangan rakyat.
“Bangunan utama pasar sentral atau New Makassar Mall adalah aset strategis yang harus dimaksimalkan melalui penataan dan sistem pengelolaan yang lebih baik,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat juga dapat dilakukan melalui penyelenggaraan berbagai event yang melibatkan pelaku UMKM lokal.
“Kalau pemerintah berjalan sendiri, jangkauannya terbatas. Tetapi jika kita berkolaborasi dengan komunitas dan organisasi masyarakat, hasilnya akan jauh lebih besar,” tegasnya.
Ia berharap KPMI Korwil Makassar dapat menjadi mitra strategis dalam pemberdayaan ekonomi, pendidikan kewirausahaan, serta penguatan ekosistem usaha di Kota Makassar.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar