Anwar Hafid Dorong Produk Hukum Daerah Jadi Penggerak Ekonomi

PALU, theopini.idGubernur Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid, mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan produk hukum tidak hanya sebagai instrumen pengaturan pemerintahan, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

Menurutnya, regulasi yang inovatif dapat membuka peluang investasi, meningkatkan pendapatan daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan melihat biro hukum hanya sebagai tempat mengurus persoalan hukum atau kasus. Biro hukum harus menjadi pusat lahirnya inovasi kebijakan yang dapat menggerakkan ekonomi, meningkatkan pendapatan daerah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Anwar Hafid saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Produk Hukum Daerah Regional Sulawesi di Kota Palu, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia mengatakan, pemerintah daerah memiliki ruang yang luas untuk berinovasi melalui regulasi. Semangat otonomi daerah, harus dimanfaatkan untuk menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan.

Ia menegaskan, produk hukum merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap kebijakan yang dirumuskan harus memiliki orientasi yang jelas terhadap kemajuan daerah.

“Pemerintah tidak bisa berjalan tanpa payung hukum. Bahasa seorang pemimpin adalah hukum. Karena itu, produk hukum daerah menjadi instrumen yang sangat penting dalam mengatur kehidupan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan,” ujarnya.

Anwar juga menyoroti tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi hambatan, melainkan harus menjadi pemicu lahirnya kreativitas dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

“Kita harus jeli melihat potensi daerah yang bisa dikembangkan. Di situlah regulasi berperan penting sebagai instrumen untuk membuka peluang investasi, meningkatkan pendapatan asli daerah, dan menciptakan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyoroti potensi besar kawasan Selat Makassar yang dinilai dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Dengan posisi strategis sebagai jalur pelayaran internasional, kawasan tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi pusat layanan maritim dan perdagangan yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah-daerah di Sulawesi.

“Kita memiliki potensi luar biasa di Selat Makassar. Jika didukung regulasi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, kawasan ini dapat menjadi kekuatan ekonomi baru yang memberi manfaat besar bagi daerah-daerah di Sulawesi,” ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar