PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya mempercepat hilirisasi sektor perkebunan, dengan memanfaatkan potensi dua komoditas strategis nasional, yakni kakao dan kelapa dalam.
Langkah tersebut, diyakini menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan sekaligus mendorong kesejahteraan petani.
“Setelah swasembada pangan tercapai, fokus kita berlanjut ke hilirisasi perkebunan. Ini sejalan dengan program nasional Asta Cita Presiden dan target Menteri Pertanian. Parimo memiliki dua komoditas strategis nasional di sektor perkebunan, yaitu kakao dan kelapa dalam,” ujar Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parimo, Dadan Priatna Jaya, saat membuka Forum Kemitraan Hilirisasi Kelapa Dalam di Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan, Kamis, Kamis, 30 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Kabupaten Parimo memiliki potensi perkebunan kelapa dalam seluas 29.399 hektare. Namun, sekitar 1.567 hektare di antaranya merupakan tanaman yang sudah rusak atau tidak lagi produktif sehingga membutuhkan program peremajaan.
Untuk mendukung peningkatan produksi, Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan bantuan peremajaan kelapa seluas 500 hektare pada 2026.
Sebanyak 300 hektare telah direalisasikan pada tahap pertama, sedangkan 200 hektare sisanya masih dalam proses verifikasi dan ditargetkan tersalurkan pada September 2026.
Selain peremajaan, pemerintah juga mendorong penerapan pola tanam terpadu melalui sistem tumpang sisip, memperluas akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta memperkuat kemitraan dengan offtaker agar hasil panen petani memiliki kepastian pasar.
Menurut Dadan, seluruh program tersebut bermuara pada peningkatan produktivitas dan pendapatan petani.
“Semua upaya ini, mulai dari peremajaan bibit, kemitraan perbankan, hingga kepastian pasar melalui offtaker, pada akhirnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Ini sejalan dengan visi Bupati Parimo, yaitu Sejahtera Bersama,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News















