PARIMO, theopini.id – Pemerintah pusat meminta seluruh pemerintah daerah memperkuat pengendalian inflasi dengan memastikan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok, sekaligus mendukung pelaksanaan Program 3 Juta Rumah.
Penegasan itu, disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) secara virtual dari ruang rapat Bupati Parimo, Selasa, 4 Agustus 2026.
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menekankan, pemerintah daerah perlu memperkuat langkah-langkah konkret dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah diminta terus memantau perkembangan harga serta ketersediaan komoditas strategis di wilayah masing-masing.
Pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui pemantauan harga, tetapi juga memastikan distribusi barang berjalan lancar dan mengantisipasi berbagai faktor yang berpotensi memicu kenaikan harga.
Pemerintah pusat juga menekankan, pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengendalian inflasi.
Keterlibatan perangkat daerah terkait, Inspektorat, dan aparat kepolisian dinilai penting agar kebijakan pengendalian inflasi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain isu inflasi, Rakor turut membahas dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota didorong memberikan dukungan sesuai kewenangan masing-masing, untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Program tersebut, juga dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas pembangunan, pembukaan lapangan kerja, serta menggerakkan sektor usaha yang berkaitan dengan penyediaan material dan jasa konstruksi.
Melalui Rakor tersebut, Pemda Parimo diharapkan menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan pemerintah pusat, sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, sekaligus memperkuat pemantauan harga, menjaga ketersediaan pasokan, dan meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi gejolak harga di daerah.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati















