MAKASSAR, theopini.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadikan dua penghargaan yang diterima dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi sebagai dorongan untuk memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, capaian tersebut menjadi apresiasi atas upaya pemerintah kota memastikan layanan dasar, khususnya sektor pendidikan dan perumahan, dapat dirasakan masyarakat secara merata.
“Pelayanan yang dilakukan pemerintah untuk memastikan layanan-layanan dasar itu bisa sampai dengan baik ke masyarakat,” kata Munafri usai menerima penghargaan di Makassar, Jumat malam, 18 September 2026.
Menurutnya, penguatan layanan pendidikan masih menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan tantangan akses seperti kawasan kepulauan.
Ia mengatakan, Pemkot Makassar akan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari ketersediaan tenaga pendidik hingga infrastruktur pendidikan, agar layanan pendidikan dapat diterima masyarakat di wilayah terpencil.
“Bagaimana mengelola pendidikan yang ada di pulau terpencil, memperhatikan tenaga-tenaga pendidik, infrastruktur pendidikan. Ini yang harus kita genjot untuk memastikan layanan ini benar-benar bisa diterima manfaatnya oleh masyarakat yang ada di Kota Makassar,” jelasnya.
Munafri menegaskan, Pemkot Makassar tidak hanya akan mempertahankan capaian pada sektor yang mendapat penghargaan. Penguatan juga akan dilakukan terhadap sektor pelayanan dasar lainnya, termasuk pengelolaan lingkungan dan kesehatan.
Untuk sektor lingkungan, Pemkot Makassar akan memperkuat pengelolaan sampah dan gerakan lingkungan ASRI atau Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
“Pemerintah Kota Makassar terus akan meningkatkan pola-pola pelayanan yang ada. Tadi ada tentang gerakan ASRI. Ya kita akan mencoba bagaimana kita mengelola lingkungan yang ada di Kota Makassar. Yang lain juga harus ditingkatkan,” ujarnya.
Selain penguatan layanan pendidikan, Munafri mengatakan penghargaan pada kategori Implementasi Program Tiga Juta Rumah juga akan ditindaklanjuti melalui dukungan terhadap penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Makassar menjadi kota terbaik pertama pada kategori tersebut dan memperoleh bantuan untuk 300 unit rumah. Munafri menjelaskan, bantuan tersebut akan diarahkan untuk program bedah rumah.
“Itu 300 unit adalah bedah rumah,” katanya.
Pada ajang yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut, Pemkot Makassar meraih dua penghargaan.
Selain menjadi terbaik pertama pada kategori Implementasi Program Tiga Juta Rumah, Makassar juga meraih posisi terbaik kedua pada kategori Akses terhadap Layanan Pendidikan dengan apresiasi sebesar Rp1,5 miliar.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bagian dari pemberian insentif fiskal kepada pemerintah daerah berdasarkan sejumlah indikator kinerja.
Menurutnya, apresiasi tersebut sekaligus menjadi gambaran atas kinerja kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan dan program pelayanan kepada masyarakat.
“Dan juga ini menjadi bukti malam ini bahwa cukup banyak kepala-kepala daerah yang bagus-bagus,” katanya.
Tito berharap pemerintah daerah yang memperoleh insentif fiskal dapat memanfaatkan anggaran tersebut untuk memperkuat program yang dibutuhkan masyarakat sekaligus mempertahankan capaian kinerja.
“Bagi yang sudah dapat, manfaatkan anggaran tersebut, pertahankan prestasinya,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira














