PALU, theopini.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido mengingatkan para pelajar agar tidak mengabaikan anemia, karena kondisi tersebut dapat memengaruhi kebugaran hingga konsentrasi belajar.
“Anemia tidak boleh dipandang sebatas persoalan kekurangan darah. Kondisi ini dapat berdampak pada kebugaran tubuh, konsentrasi belajar, produktivitas hingga kualitas kehidupan sehari-hari,” ujar Reny saat membuka Bakti Sosial Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangka HUT ke-36 Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn) Cabang Palu di Aula SMA Negeri 1 Palu, Jum’at, 25 September 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Remaja Berani Tanpa Anemia” tersebut, diisi dengan deteksi golongan darah dan edukasi pencegahan anemia bagi siswa.
Ia mengatakan, pencegahan anemia perlu mendapat perhatian sejak usia sekolah agar remaja dapat tumbuh sehat dan menjalani aktivitas belajar secara optimal.
Ia mengajak para siswa mengenali kondisi tubuh, menjaga pola makan, berolahraga dan tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Jangan anggap kesehatan sebagai sesuatu yang sepele. Kenali tubuh kita, perhatikan kesehatan kita dan jangan ragu melakukan pemeriksaan. Kalau tubuh sehat, kita bisa belajar dengan baik dan mengejar cita-cita,” pesannya.
Menurut Reny, perhatian khusus juga perlu diberikan kepada remaja putri agar memahami pentingnya pemenuhan gizi selama masa pertumbuhan.
Ia menilai edukasi mengenai anemia perlu terus dilakukan, agar siswa memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengenali dan mencegah kondisi tersebut sejak dini.
“Anak-anak muda adalah bagian penting dari masa depan daerah kita. Membangun generasi unggul tidak cukup hanya dengan pendidikan akademik. Kita juga harus memastikan generasi muda tumbuh sehat, kuat, percaya diri dan memiliki kesadaran terhadap kesehatan dirinya sendiri,” ujarnya.
Wagub Reny mengapresiasi kegiatan yang digelar PDS PatKLIn Cabang Palu tersebut. Menurutnya, pemeriksaan dan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Indah Nurrahma Safira















