TOUNA, theopini.id – Pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Tanjung Putia Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah, dihentikan sementara setelah kebakaran terjadi pada tangki penyimpanan BBM, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Perbaikan instalasi kelistrikan diperkirakan membutuhkan waktu paling cepat tujuh hari ke depan.
“Untuk sementara, pelayanan pengisian BBM dihentikan sampai proses perbaikan jalur kelistrikan selesai dan sistem kembali normal. Berdasarkan perkiraan awal, perbaikan membutuhkan waktu paling cepat sekitar tujuh hari ke depan,” kata Kapolsek Ampana Kota, AKP Rochmat Ari Purwanto.
Ia menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WITA. Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula ketika operator nosel melihat kepulan asap dari tangki penyimpanan BBM saat sedang melayani pengisian bahan bakar.
Operator bersama masyarakat sekitar kemudian berupaya memadamkan api menggunakan enam unit alat pemadam api ringan (APAR) milik pengelola SPBU.
Api yang muncul dari tangki penyimpanan Pertalite dan Solar berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian.
Satu unit mobil pemadam kebakaran juga tiba di lokasi, untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali muncul.
Menurut Rochmat, penyebab kebakaran masih dalam tahap dugaan awal. Informasi sementara mengarah pada kemungkinan gangguan kelistrikan saat peralihan sumber listrik dari PLN ke generator diesel yang berpotensi menimbulkan percikan api.
Setelah dilakukan pemantauan, situasi di SPBU yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bailo, tersebut dinyatakan aman dan kondusif.
Hingga pukul 10.00 WITA, mobil pemadam kebakaran meninggalkan lokasi setelah kondisi dinilai terkendali.
Meski demikian, pelayanan belum dapat dibuka kembali karena jalur kelistrikan yang tertanam di dalam tanah perlu diperbaiki. Pengelola memprioritaskan perbaikan instalasi sebelum sistem kembali dioperasikan.
Rochmat mengimbau pengelola usaha memastikan instalasi listrik dan sistem keselamatan kebakaran berfungsi dengan baik, untuk mencegah kejadian serupa.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Mohammad Ridwan















