PARIMO, theopini.id – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bhakti Mandiri di Desa Sausu Taliabo, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah melakukan ekspansi usaha hingga ke Kabupaten Morowali.
“Saat ini, kita sedang melakukan pengembangan usaha, membangun hunian sewa, yakni 10 unit kos-kosan,” ungkap Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Bhakti Mandiri, I Ketut Sumantoro, saat berkunjung di Dinas Koperasi dan UKM Parimo, Jum’at, 17 Februari 2023.
Baca Juga : Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng Gelar Bimtek Penilaian Kesehatan
Menurutnya, 10 unit kos itu dibangun dan saat ini telah ditempat para tenaga kerja yang berkerja di sejumlah perusahaan di Kabupaten Morowali.
Selain itu, KSP Bhakti Mandiri yang saat ini memiliki asset alat besar, juga telah menjalin kerja sama dengan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali.
Kemudian, KSP Bhakti juga memiliki produk unggulan durian yang dipasarkan di Kota Palu, hingga ke Pulau Kalimantan.
“Usaha ini, sebagai bentuk upaya koperasi untuk mendorong peningkatan ekonomi anggota,” kata dia.
Dia menyebut, KSP Bhakti Mandiri memiliki 57 orang anggota serta 1.400 orang anggota tetap, yang rata-rata mengembangan sektor perkebunan durian.
Perkebunan tersebut, berlokasi di Kecamatan Balinggi. Sementara, KSP Bhakti Mandiri sendiri telah memiliki perkebunan durian sebanyak 180 pohon.
“Paling sedikit anggota lain memiliki 50 pohon durian. Makanya kami saat ini terus mendorong peningkatan pemasaran produk unggulan kami,” kata dia.
Baca Juga : 16 Koperasi di Parimo Dilatih Peranan Legalitas dan Accounting
Kendala saat ini, adalah belum ditemukannya investor yang memiliki sasaran pasar ke berbagai provinsi hingga ke luar negeri. Sehingga, pemasanan dilakukan masih pada tingkat pengepul.
“Ke depan kami berharap di wilayah Parimo akan hadir investor khusus durian, agar kami bisa ekspor produk unggulan kami,” pungkasnya.












