PARIMO, theopini.id – Ribuan masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menghadiri pesta sholawat akbar Nabi Mohammad, yang digelar di eks lokasi Sail Tomini, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Sabtu, 27 Mei 2023.
Kegiatan yang digelar Pengurus Besar Persaudaraan Indonesia Berzikir (PB-PIB), juga dirangkaikan dengan pengukuhan DPD Wanita Sholawat Indonesia (Washotia) Kabupaten Parimo, dan dihadiri anggota DPD RI, Mohammad J Wartabone atau yang akrab disapa Buya.
Baca Juga: Muhammad J Wartabone Dijadwalkan Hadiri Pesta Sholawat Akbar di Parimo
“Pesta sholawat akbar ini, bersumber dari wasiat yang diberikan ke saya dari seorang ulama besar, agar bagaimana membumikan sholawat,” ungkap Buya, usai kegiatan.
Dia mengatakan, Provinsi Sulawesi Tengah terdapat 68 ulama, yang hampir berada di seluruh wilayah, dan agama Islam, telah ada di wilayah tersebut, sejak 1213 tahun.
Buya menilai, pesta sholawat tersebut menjadi sebuah ketetapan di Sulawesi Tengah, serta ditunjang dengan keberadaan Megalit. Sehingga wajar, bila provinsi ini disebut Serambi Harmain.
“Ciri-ciri Harmain itu, ialah memiliki kebangsawanan-kebangsawanan,” imbuhnya.
Bahkan, hampir diseluruh desa di Sulawesi Tengah, terdapat kerajaan, raja, para bangsawan dan setiap wilayahnya memiliki pejuang merah putih.
Kegiatan ini, kata ia, bertujuan mengangkat nilai-nilai agama, yang telah tertuang dalam Al-quran, di mana mewajibkan seluruh umat Islam mencintai Rasulullah SAW sebagai pedoman.
Sementara itu, Asisten I, bidang Pemerintahan dan Kesra, Abdul Aziz Tombolotutu mengatakan, sholawat akbar penting dilakukan dalam rangka mendekatkan diri, serta bentuk permohonan pada Allah SWT, agar jauh dari musibah dan bencana.
“Tentunya, kita tidak ingin daerah ini mengalami musibah. Maka itu, selalu mendekatkan diri dengan Allah SWT,” imbuhnya.
Kegiatan ini, kata dia, juga dirangkaikan dengan haul akbar bagi para orang-orang berjasa dalam penyiar Islam di Sulawesi Tengah, dan raja-raja pejuang merah putih Indonesia di Kabupaten Parimo.
Baca Juga: Unismuh Palu Resmi Buka Kampus 3 di Parimo
Menurutnya, haul akbar juga penting dilaksanakan, untuk mengingat para petua dan pejuang yang telah berupaya menyebarkan syiar agama Islam dan kemerdekaan Indonesia.
“Semoga apa yang mereka berikan senantiasa dapat membangun daerah ini menjadi maju lebih jaya,” pungkasnya.







Komentar