BANGGAI, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah membuka akses kerja bagi masyarakat melalui Job Fair 2026, yang menghadirkan 812 lowongan pekerjaan dari 21 perusahaan. Menariknya, sebanyak 580 lowongan di antaranya merupakan kesempatan bekerja di luar negeri.
“Job Fair bukan sekadar kegiatan rekrutmen tenaga kerja, tetapi merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Banggai, Furqanuddin Masulili saat membuka Job Fair 2026 di Gedung Graha Pemda Luwuk, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurutnya, penyelenggaraan Job Fair merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan, dengan mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja secara langsung.
Ia menegaskan, pemerintah terus berupaya menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
“Pemerintah daerah terus berupaya menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif berbasis pada sumber daya manusia lokal,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai, Welly Ismail menjelaskan, Job Fair tahun ini diikuti 21 perusahaan yang membuka 29 jenis jabatan dengan total 812 lowongan kerja, termasuk 580 kesempatan kerja di luar negeri.
Selain menjadi ajang rekrutmen, Job Fair 2026 juga menyediakan layanan pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) secara gratis, promosi produk UMKM, donor darah, pasar murah, serta pembagian doorprize bagi pengunjung.
Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan turut menyerahkan pembayaran klaim senilai Rp43,59 miliar.
Pemda Banggai juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang dinilai konsisten melaporkan informasi lowongan kerja, dan penempatan tenaga kerja kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Job Fair 2026 merupakan bagian dari upaya Pemda Banggai meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan sebagai salah satu strategi menekan angka pengangguran di daerah.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Helmi Liana















