the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Raker Banggar DPRD Sulteng, TAPD Paparkan Rp5,8 Triliun Belanja Daerah

the OPINIbythe OPINI
11 Agustus 2023
in Ekonomi, Parlemen
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
11 Agustus 2023
in Ekonomi, Parlemen
Reading Time: 3 mins read
Raker Banggar DPRD Sulteng, TAPD Paparkan Rp5,8 Triliun Belanja Daerah

Rapat kerja Banggar DPRD Sulteng bersama TAPD, membahas proyeksi belaja daerah dalam KUA-PPAS 2024, Jum'at, 11 Agustus 2023. (Foto: Yuyun)

Baca Juga

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

SPBU Bailo Tutup Sementara Usai Kebakaran, Perbaikan Listrik Diperkirakan 7 Hari

PALU, theopini.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulawesi Tengah, menggelar rapat kerja (Raker) membahasa proyeksi belanja daerah dalam rancangan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2024.

Raker tersebut, dipimpin Ketua DPRD Sulawesi Tengah, H Nilam Sari Lawira, dan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tengah, Novalina, di gedung DPRD Sulawesi Tengah, Jum’at, 11 Agustus 2023.

Baca Juga: APBD 2023 Kabupaten Parimo Sebesar 1,7 Triliun Disahkan

Ketua DPRD Sulawesi Tengah, H Nilam Sari Lawira mengatakan, usai membahasan pendapatan daerah dalam rapat kerja sebelumnya, pembahasan dilanjutkan pada belanja daerah 2024.

“Kita telah menyetujui pendapatan yang telah dibahas, dan berharap akan terjadi kenaikan. Pembahasan dilanjutkan pada belanja,” kata Nilam.

Pembahasan tersebut, diawali dengan pemaparan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulawesi Tengah, Barhan, tentang alokasi anggaran belanja daerah pada 2024.

“Berdasarkan stuktur APBD atas pendapatan, belanja daerah yang dialokasi sebesar Rp5,4 triliun lebih,” ungkap Bahran.

Sumber belanja daerah, menurutnya, dari pendapatan sebesar Rp4,8 triliun lebih. Terjadi defisit sebesar Rp551 miliar lebih, yang diperoleh dari pembiayaan, berupa proyeksi Selisih Lebih Realisasi Penerimaan (Silpa) APBD 2023.

Proyeksi Silpa tersebut, yakni gaji Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), yang cukup besar atas formasi 2022.

“Pengangkatan PPPK belaku 1 Juni 2023, kurang lebih 5.000 orang. Maka, Silpa-nya kita proyeksi, untuk dibayarkan pada tahun depan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya memproyeksikan Silpa untuk PPPK formasi 2023, dan pengangkatannya direncanakan pada awal 2024.

Kemudian, pihaknya juga memproyeksikan Silpa untuk pembiayaan pekerjaan multiyear yang telah direncanakan.

“Sehingga, total belanja daerah kita, yang tadi defisit menjadi nol, ditutupi dari pembiayaan,” jelasnya.

Dia mengatakan, dari alokasi anggaran Rp5,8 triliun lebih, kurang lebih 37 persen teralokasi untuk belanja pegawai.

Artinya, belanja pembangunan hanya bisa teralokasi sekitar 64 persen lebih, dijabarkan ke belanja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersifat program wajib.

“Kami sudah hitung, untuk pendidikan lebih dari 20 persen, kesehatan lebih dari 10 persen, infrastruktur mencapai 35 persen. Kemudian, agak kurang ini, pengawasan,” tukasnya.

Menurutnya, PPAS dibangun berdasarkan asumsi yang telah dibahas serta KUA-PPAS 2024, dengan beberapa pendekatan.

Di antaranya, sinergitas antara program pemerintah provinsi dengan indikator prioritas pembangunan nasional.

Kemudian, sinkronisasi kebijakan pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota, dan prioritas pembangunan daerah berdasarkan prioritas daerah.

“Hal ini, telah disampaikan di PPAS. Kemudian, plafon anggaran menurut urusan pemerintahan, dan sekaligus pagu indikatif masing-masing OPD,” urainya.

Baca Juga: Hadir di DPRD Sulteng, Gubernur Sampaikan Penjelasan KUA-PPAS 2024

Terkait pertanyaan soal kurangnya belanja BLHD, Bahran menjelaskan, angka Rp13 miliar merupakan pagu indikatif, dan kemungkinan akan bertambah.

“Kemarin, ada Perda terkait dengan itu direncakan, untuk salah satu sumber pendapatan. Kalau Perda selesai, tentu akan menjadi perhatian pemerintah, mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.   

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BanggarDPRDSulteng#KUA-PPAS2024#parigimoutong#ProyeksiBelanjaDaerah2024#Sulteng#TAPDSulteng
ShareSendTweet
Previous Post

Berikut Sembilan Kategori Pindah Memilih pada Pemilu 2024

Next Post

Dinsos Sigi Gelar Rapat Koordinasi Program Peduli Lansia

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

10 Oktober 2026
TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

9 Oktober 2026
Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

8 Oktober 2026
Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

6 Oktober 2026
HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

HIPPI Gorontalo Didorong Jadikan Kopiah Karanji sebagai Identitas Organisasi

3 Oktober 2026
Petani dan Nelayan Parimo Bisa Ikut BPJS Ketenagakerjaan Mandiri, Ini Ketentuan Iurannya

Petani dan Nelayan Parimo Bisa Ikut BPJS Ketenagakerjaan Mandiri, Ini Ketentuan Iurannya

3 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Gempa Bumi Terkini 5.7 M Guncang 193 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR

11 Oktober 2026
Pendaki Perempuan Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Dikerahkan

Pendaki Perempuan Hilang Kesadaran di Gunung Nokilalaki, Tim SAR Dikerahkan

10 Oktober 2026
Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

10 Oktober 2026
Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Diusulkan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

10 Oktober 2026
Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

10 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

8 Oktober 2026
Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

Kenal Lewat Facebook, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Banggai Berlanjut ke Jaksa

10 Oktober 2026
Lansia 70 Tahun Belum Kembali Usai Mencari Kayu Bakar di Bukit Limpo

Lansia 70 Tahun Belum Kembali Usai Mencari Kayu Bakar di Bukit Limpo

7 Oktober 2026
Polda Sulteng Amankan Dua Terduga Pengguna Narkoba dalam Operasi di Tavanjuka

Polda Sulteng Amankan Dua Terduga Pengguna Narkoba dalam Operasi di Tavanjuka

9 Oktober 2026
TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

9 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d