PARIMO, theopini.id – Sebanyak 22 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengikuti Kemah Saka Widya Budaya Bhakti, yang mengusung tema “Bersatu untuk Maju”.
“Kegiatan perkemahan itu, tidak saja sebagai ajang bersilaturahmi antara sesama peserta. Namun juga mewujudkan kebersamaan serta persatuan dan kesatuan sebagai masyarakat yang majemuk,” ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, Sunarti, membacakan sambutan Bupati Parimo, pada Jum’at, 17 November 2023.
Baca Juga: KPU Parimo Berikan Penguatan Kelembagaan Lewat Kemah Pemilu
Ia mengatakan, pertumbuhan iman dalam masyarakat saat ini, sering berbenturan dengan kenyataan hidup modern. Akibatnya, anak- anak mudah zaman sekarang senang bergaul di lingkungan yang rawan konflik sosial.
Bahkan, sudah berani merusak masa depannya, karena pengawasan orang tua pun sudah tidak mampu mengontrol perilaku anak-anaknya, ketika berada di luar rumah.
“Untuk itu, dibutuhkan berbagai sarana serta prasarana, dan kegiatan lain yang mampu mengarahkan anak -anak dalam mencari jati dirinya, salah satunya tentu saja dengan kemah bakti seperti itu,” ujarnya.
Konsep dan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM), kata dia, tidak hanya ditujukan pada upaya melindungi masyarakat dari berbagai bentuk kekerasan fisik, sosial dan politik serta ekonomi,
Namun, ditujukan pada upaya peningkatan harkat dan martabat manusia sebagai makhluk mulia, mengerti nilai-nilai agama serta moral yang berlaku dalam masyarakat.
Ia berharap, dengan diselenggarakan kegiatan itu, dapat meningkatkan pemahaman kaum mudah dan anak- anak remaja, tentang pengertian serta pengetahuan tentang pentingnya persatuan dan Kesatuan.
Baca Juga: Kemah Prestasi Pramuka Kwarcab Banggai Resmi Ditutup
“Hal itu, dalam rangka mewujudkan tatanan masyarakat yang majemuk dan masyarakat madani,” pungkasnya.
Kemah Saka Widya Budaya Bakti ini, diikuti 200 perserta dan 106 orang bina damping dari 22 FKBM dan SKB. Kegiatannya, di gelar di kantor SPNF SKB Songulara, Desa Olaya, Kecamatan Parigi.







Komentar