PARIMO, theopini.id – Polres Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, telah menyelesaikan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) insiden pasien yang terjebak hingga meninggal dunia di dalam lift Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi.
“Proses olah TKP telah dilaksanakan personel Satreskrim,” ungkap Kapolres Parimo, AKBP Jovan Reagan Sumual, di Parigi, Selasa, 27 Februari 2024.
Baca Juga: Pasien RSUD Anuntaloko Parigi Terjebak hingga Meninggal di Lift
Saat ini, kata dia, Polres Parimo sedang mengumpulkan keterangan dan informasi dari saksi-saksi yang mengetahui insiden pasien hingga meninggal dunia di lift RSUD Anuntaloko Parigi.
“Tunggu dulu perkembangan informasinya, karena saat ini Satreskrim masih bekerja,” imbuhnya
Kemudian, Polres Parimo akan melakukan gelar perkara. Apabila ada dugaan kelalaian dari pihak RSUD Anuntaloko Parigi, pemeriksaan akan ditingkatkan.
Namun situasi terakhir, lanjut Jovan, personel Polres Parimo telah memeriksa kondisi dalam, dan luar lift RSUD Anuntaloko Parigi.
Kemungkinan, Polres Parimo juga akan membutuhkan ahli yang memahami konstruksi lift, untuk kepentingan pemeriksaan.
“Ini masih pengumpulan keterangan dan informasi, jadi kami masih bekerja,” pungkasnya.
Baca Juga: Polisi Dalami Insiden Pasien Terjebak di Lift RSUD Anuntaloko Parigi
Diketahui, insiden pasien terjebak hingga meninggal dunia di dalam lift RSUD Anuntaloko Parigi, terjadi pada Sabtu, 24 Februari 2024.
Meskipun, perawat yang mendampinginya sempat memberikan upaya pertolongan saat di dalam lift, namun pasien telah meninggal dunia.







Komentar