PARIMO, theopini.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, akan menggelar kegiatan Apresiasi Mahakarya Guru dan Tenaga Kependidikan, pada 28 Mei 2024.
Kegiatan ini, rencananya akan dihadiri Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Prof Dr Nunuk Suryani M,Pd.
Baca Juga: Kinerja 13 Sekolah Penggerak Dievaluasi Disdikbud Parimo
“Kegiatan ini, dilatarbelakangi oleh ungkapan terima kasih dan apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo,” ungkap Kepala Disdikbud Parimo, Sunarti, di Parigi, Kamis, 23 Mei 2024.
Ia mengatakan, Pemda mengapresiasi profesi guru dan tenaga kependidikan yang dengan segala dedikasi, inovasi, inspirasi dan loyalitas terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Parimo.
“Mereka sudah ikhlas berkarya meningkatkan kualitas pendidikan, untuk generasi penerus di daerah ini,” ucapnya.
Apresiasi akan diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan, seperti pengawas sekolah, penilik, pamong belajar, kepala sekolah, tenaga laboratorium dan tenaga perpustakaan.
“Itu semua satu mata rantai tidak terpisahkan, untuk meningkatkan mutu pendidikan,” jelasnya.
Ada tiga ketegori yang diberikan apresiasi, yaitu guru berdedikasi, inspiratif dan inovatif. Olenya, untuk menghindari unsur subjektivitas, maka ada Petunjuk Pelaksanaan (juklak) yang dipedomani dalam melakukan penilaian.
Tiga kategori ini, juga yang diberikan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), pada guru dan tenaga kependidikan tingkat nasional, yang diikuti Dinas Pendidikan provinsi.
“Setingkat kementerian dan provinsi mengapresiasi untuk tiga kategori itu, dan kali ini Kabupaten Parimo pertama kali dilakukan,” sebutnya.
Baca Juga: Kemendikbudristek Distribusikan Buku Bacaan Bermutu
Sunarti berharap apresiasi ini, bisa menginspirasi daerah lain. Sehingga, lebih memotivasi tenaga guru melakukan hal terbaik dalam menjalankan tugasnya.
“Guru yang melahirkan para pejabat tinggi dan profesi lainya, harus diapresiasi perjuanganya,” tandasnya.






