Abdul Muis Guru di Sekolah Terpencil Raih Apresiasi Mahakarya GTK

PARIMO, theopini.id Abdul Muis, guru SD Negeri 2 Terpencil, Desa Eeya, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, meraih penghargaan Apresiasi Mahakarya Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Apresiasi Mahakarya GTK, merupakan ajang penghargaan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo, untuk para guru yang dedukatif, inovatif dan inspiratif.

Baca Juga: Forum ASN Peduli Parimo Bantu Guru di Sekolah Terpencil

Dedikasi Abdul Muis, juga mendapatkan apresiasi dari Dirjen GTK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendibudristek), Nunuk Suryani, yang hadir pada malam Apresiasi Mahakarya GTK tersebut.

“Dinas Pendidikan Parimo sudah sangat tepat memberikan penghargaan kategori guru dedukatif kepada pak Abdul Muis yang terus menjalankan tugasnya dengan keterbatasan,” kata Dirjen Nunuk Suryani, pada malam penghargaan Apresiasi Mahakarya GTK, Selasa, 28 Mei 2024.

Ia meminta agar penerima penghargaan Apresiasi Mahakarya GTK, tidak merasa puas dan terus berkarya dengan semangat, dalam menularkan segala praktek baik kepada seluruh siswa.

Melihat perjuangan peraih penghargaan melalui video yang di tampilkan pada malam Apresiasi Mahakarya GTK, Dirjen Nunuk suryani berencana akan mengunjungi sekolah terpencil tersebut.

“Saya akan mengagendakan kembali rencana ke sekolah itu,” imbuhnya.

Dengan perjuangan luar biasa itu, ia memastikan yang diraih Abdul Muis akan ditindaklanjuti, dengan mewakili Kabupaten Parimo, dalam nominasi guru dedukatif tingkat nasional.

Baca Juga: Disdikbud Parimo Gelar Apresiasi Mahakarya Guru dan Tenaga Kependidikan

Dirjen Nunuk Suryani memberikan apresiasi atas dedikasi Abdul Muis dan mendorongnya untuk terus berjuang, serta menjalankan tugas sebagai guru, meskipun dengan keterbatasan.

“Semoga ini bisa tertular, dan menjadi motivasi bagi guru di daerah terpencil lainnya,” pungkasnya.