BANGGAI, theopini.id – Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mencatat perputaran ekonomi selama berlangusngnya Banggai Government Expo 2024 mencapai Rp 1,3 miliar.
“Dalam empat hari penyelenggaraan 18 hingga 21 September 2024, pencapaian tersebut merupakan hasil sementara dari survei pada beberapa sektor yang masih berada pada tahap perhitungan kasar,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata, Ismed M Wardhana, Sabtu, 21 September 2024.
Baca Juga: Disdikbud Banggai Cegah Kasus Kekerasan Lewat Komitmen Bersama
Ia menyebut, baru empat dari total 16 indikator yang disurvei, yaitu jasa, ekonomi kreatif, UMKM, dan perdagangan elektronik.
Baru empat sektor saja, kata dia, angka perputaran ekonomi sudah mencapai Rp 1,3 miliar. Hal ini, mencerminkan kuatnya pengaruh Banggai Government Expo 2024 terhadap perekonomian lokal.
“Yang paling tinggi adalah sektor jasa, para tukang dan pengerjaan stand ini mencapai Rp8 juta per stand, UMKM yang kita survei dalam tiga hari sebanyak Rp270 juta dari 40 booth, yang berpartisipasi,” urainya.
Sementara itu, Bupati Banggai, H Amirudin menyapaikan rasa bangganya atas keberhasilan Banggai Government Expo 2024.
Tidak hanya ajang pameran, menurutnya, Banggai Government Expo 2024 menjadi sarana bagi pemerintah untuk menampilkan hasil kerja nyata yang telah dilakukan.
“Saya melihat, senang dan bangga, ternyata pengaruh kegiatan malam hari ini luar biasa, baik pemerintah daerah yang telah menampilkan capaian kinerja selama kurun waktu tiga tahun,” kata dia.
Banggai Expo 2024, juga menjadi ajang apresiasi bagi stand-stand yang menonjol dalam memberikan informasi, pelayanan, dan kreativitas.
Tiga stand terbaik di Banggai Government Expo 2024 mendapatkan penghargaan, yakni BRIDA, RSUD Banggai, dan Kecamatan Moilong.
Pada momen ini, Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, Kurniaman Telaumbanua memberikan penghormatan kepada Bupati Banggai dan seluruh jajaran pemerintahan atas terselenggaranya Banggai Government Expo 2024.
“Harapan kami produk UMKM dan seluruh seni budaya di Kabupaten Banggai dapat dilindungi, karena semua bisa berdampak ekonomi menuju Indonesia emas 2045,” tuturnya.
Selain itu, dalam acara ini juga dilakukan penyerahan penghargaan, sertifikat hak cipta dan penandatanganan berita acara bersama dengan Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banggai, dan Polres Banggai.
Baca Juga: Masyarakat Banggai Diajak Jadikan Kekayaan Intelektual Sebagai Investasi
Salah satunya, yaitu penandatanganan kesepakatan bersama terkait pelayanan kedaruratan melalui call center 112, dan aplikasi Banggai Digital Service antara Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Banggai dengan enam perangkat daerah.







Komentar