GORONTALO, theopini.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, mendampingi Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie, yang menggelar reses di Kabupaten Gorontalo Utara, Jum’at, 28 Maret 2025.
Kunjungan kerja Rusli di beberapa Kecamatan di Gorontalo Utara itu, untuk memberikan bantuan sembako sekaligus mensosialisasikan program-program yang sedang diperjuangkan di Senayan.
Baca Juga: Rusli Habibie Minta Gubernur Gorontalo Segera Realisasikan Janji Politik
Kesempatan itu, digunakan Idah Syahidah yang merupakan istri Rusli Habibie, untuk menjaring segala aspirasi masyarakat yang hadir.
Ia mengaku akan menjadi penyambung lidah dari apa yang menjadi keinginan masyarakat khususnya di Gorontalo Utara.
“Seperti kata saya tadi, Gorut ini tidak akan saya dan Pak Rusli lupakan, di sini adalah awal kami menjadi pelayan masyarakat. Jadi setiap berbincang dengan pak Rusli terkait kinerjanya sebagai wakil rakyat, saya selalu titipkan kalau ada reses jangan lupa perhatikan masyarakat Gorontalo apalagi di Gorut. Alhamdulillah hari ini diwujudkan,” kataya.
Ia mengaku, dengan senang hati menerima sinergitas dan kolaborasi dengan anggota DPR RI. Terlebih Komisi XII yang di duduki Rusli Habibie ini, memiliki ruang lingkup tugas yang begitu penting, yaitu di bidang energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup dan investasi.
“Insya Allah dengan program-program dari DPR RI dan dikaitkan dengan program dari kami pemerintah provinsi, juga teman-teman DPRD provinsi, mari sama-sama terus bersinergi, berkolaborasi, bekerjasama untuk masyarakat Gorontalo,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie menyampaikan, kehadirannya sebagai wakil rakyat, memang adalah untuk mendengarkan segala aspirasi masyarakat Provinsi Gorontalo.
Salah satunya, dengan terus menseriusi daerah-daerah di Gorontalo yang belum bisa menikmati aliran istrik dari PLN, diupayakan bisa segera mendapatkan aliran listrik.
Baca Juga: Gubernur Gusnar Ajak Masyarakat Gorontalo Implementasikan Disiplin Ramadan
“Saya ini baru empat bulan dilantik. Jadi saya masih terus mendata dan berproses apa yang menjadi keinginan dari masyarakat. Kemarin saya baru meresmikan listrik di Desa Puncak Pilolodaa, itu puluhan tahun baru sekanrg ada listrik. Jadi ibu bapak, laporkan ke saya desa atau dusun mana yang belum ada listrik. Insya Allah selama lima tahun periode akan saya selesaikan,” tandasnya.







Komentar