Fadli Soroti Buruknya Teknis Transfer Data Adminduk di Dukcapil Parimo

PARIMO, theopini.id Anggota DPRD Parigi Moutong Muhamad Fadli menyoroti buruknya teknis transfer data Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

“Sampai saat ini, masyarakat di Kecamatan Tinombo masih melakukan sistem menitip resi perekaman kepada pejabat atau orang yang punya kepentingan di Kota Parigi,” kata Fadli saat sidang paripurna DPRD Parimo, Rabu, 9 April 2025.

Baca Juga: Disdukcapil Parimo Dapat Bantuan Cetak KTP Dari Pemprov Sulteng

Menurutnya, sistem yang berjalan di Dukcapil Parimo saat ini sangat merugikan. Pasalnya bagi warga yang telah melakukan perekaman di daerahnya, harus kembali mengajukan pengambilan Adminduk di Dukcapil Parimo.

Olehnya, ia minta Dukcapil Parimo untuk memikirkan teknis transfer data Adminduk yang masih menggunakan sistem manual sejak dibukanya perekaman di Kecamatan Tinombo.

“Tentunya hal ini tidak sebanding dengan kehidupan digitalisasi yang sudah diterapkan, namun mengenai sistem transfer data belum juga bisa dimaksimalkan,” kata dia.

Ia berharap Dukcapil Parimo bisa menggunakan sistem yang lebih baik. Di mana, setelah melakukan perekaman semua hasil percetakan dikirim kembali atau diinformasikankan kepada pemerintah desa.

“Saya rasa hanya sesederhana itu saja bisa dilakukan, bahkan bisa melalui WhatsApp,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Pj Bupati Richard Arnaldo mengatakan, saran dan masukan DPRD Parimo akan menjadi catatan dan diprioritas.

“Ini akan menjadi catatan bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Pemadaman Listrik Tunda Pelayanan di Dukcapil Parimo

Namun untuk mempercepat proses perekaman, pemerintah daerah melalui Dukcapil telah melakukan program jemput bola di semua kecamatan. Selain memenuhi target untuk penyelenggaraan PSU Pilkada Parimo, program jemput bola ini untuk mendekatkan pelayanan Dukcapil ke masyarakat.

Komentar