PARIMO, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sausu. Upaya penanganan langsung dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta memulihkan akses dan layanan dasar yang terdampak.
Sebagai bentuk respons awal, Wakil Bupati (Wabup) Parimo, H Abdul Sahid, turun langsung ke lapangan pada Minggu, 8 Juni 2025.
Baca Juga: Operasi SAR Berakhir, 4 Korban Banjir Torue Belum Ditemukan
Ia meninjau dua titik banjir yang cukup parah di Desa Maleali dan sekitarnya guna melihat langsung kondisi kerusakan serta kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Sahid memastikan, pemerintah daerah segera melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak, terutama jembatan penghubung antarwilayah yang menjadi jalur utama aktivitas warga.
“Kami memahami pentingnya akses jalan bagi masyarakat. InsyaAllah, pembenahan jembatan akan segera dilakukan dalam waktu dekat,” tegas Sahid.
Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah normalisasi dua sungai yang meluap akibat pendangkalan, yakni Sungai Maleali dan Sungai Sausu Pakareme.
Kedua sungai tersebut, dinilai sebagai penyebab utama banjir yang merendam permukiman dan lahan warga pada Sabtu malam, 7 Juni 2025.
“Normalisasi sungai menjadi prioritas agar bencana serupa tidak terulang. Kami akan libatkan dinas teknis untuk percepatan pengerjaannya,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga berkomitmen menyalurkan bantuan untuk warga terdampak. Langkah ini diambil, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap korban bencana.
Baca Juga: Perbup 23/2021, Pedoman Penetapan Status Kedaruratan Bencana
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Sahid turut menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Parimo, H Erwin Burase, yang berhalangan hadir karena sedang berada di luar kota.
“Pak Bupati sedang menghadiri acara keluarga di Jakarta, dan menugaskan saya mewakili beliau untuk memastikan penanganan darurat berjalan baik,” pungkasnya.
Baca berita lainnya di Google News












