Pastori Baru di Kulawi Selatan, Bukti Sinergi Warga dan Pemda Sigi

SIGI, theopini.id Pemerintah Daerah (Pemda) Sigi, Sulawesi Tengah bersama masyarakat Desa Salutome, Kecamatan Kulawi Selatan, meresmikan Pastori Pendeta II sebagai komitmen memperkuat pelayanan umat dan nilai spiritual di daerah terpencil.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, memotong pita, dan meninjau langsung bangunan pastori bersama tokoh agama, tokoh adat, serta warga setempat.

Baca Juga: Wabup Sigi Letakan Batu Pertama dan Serahkan Bantuan Sapras di Kulawi Selatan

“Pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk mewujudkan kemajuan yang inklusif,” ujar Bupati Rizal dalam sambutannya.

Ia menyampaikan rasa bangga atas partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung proses pembangunan, khususnya di sektor keagamaan.

Menurutnya, gotong royong dan keterlibatan warga menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Peresmian ini, juga menjadi momentum menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sigi ke-17 yang jatuh pada 24 Juni 2025.

Dalam rangka mempererat hubungan antardaerah, Pemda Sigi sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Luwu Utara, yang dijadwalkan akan dibalas kunjungannya pada saat perayaan HUT nanti.

“Hubungan antara Kabupaten Sigi dan Kabupaten Luwu Utara sangat erat, kita bersaudara. Diharapkan ke depan akses jalan penghubung kedua daerah ini dapat segera terbuka,” jelasnya.

Selain menyinggung isu pembangunan fisik dan konektivitas, Bupati Rizal juga menegaskan fokus Pemda Sigi pada kesejahteraan masyarakat, terutama melalui sektor pertanian dan pendidikan.

Ia menyadari, mayoritas masyarakat Sigi berprofesi sebagai petani, sehingga pengembangan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas utama.

Baca Juga: Bupati Sigi Resmikan RSUD Pratama Kauria di Kulawi

“Pemerintah Kabupaten Sigi akan terus berbenah dan berkomitmen menyelesaikan pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Di bidang pendidikan, ia juga menyoroti program bantuan pakaian sekolah gratis untuk siswa dari PAUD hingga SMP yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sebagai upaya konkret mengurangi beban masyarakat dan meningkatkan partisipasi pendidikan.

Baca berita lain di Google News

Komentar