the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Kuasa dan Uang di Balik PETI Kayuboko: Perangkat Desa Diduga Terlibat

the OPINIbythe OPINI
11 Juni 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
11 Juni 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Kuasa dan Uang di Balik PETI Kayuboko: Perangkat Desa Diduga Terlibat

Aktivitas pertambangan emas di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parimo. (Foto: Oppie)

Baca Juga

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

BPBD Parimo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih dan 10 Rumah Terdampak Banjir Bandang Avolua

Mangkir dari Panggilan, Polda Sulteng Tangkap Dua Pria dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Parimo

PARIMO, theopini.id – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, diduga melibatkan peran aktif perangkat desa dalam memfasilitasi operasional tambang.

Sumber theopini.id menyebut, adanya pungutan dari alat berat yang bekerja di lokasi tambang, serta pembagian hasil yang tidak transparan.

Baca Juga: Warga Tertibkan Alat Berat di Lokasi Tambang Emas Kayuboko

Setiap unit alat berat yang beroperasi di wilayah tambang dikenai pungutan sebesar Rp100 ribu per jam. Pungutan tersebut, diklaim untuk mendukung pembangunan desa, namun dalam praktiknya, pemanfaatan dananya dinilai tidak merata dan hanya dinikmati kalangan terbatas.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur desa disebut tidak menunjukkan perubahan signifikan meskipun aktivitas tambang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Salah satu proyek yang hingga kini belum rampung adalah pembangunan kantor dan masjid desa.

Dugaan keterlibatan keluarga kepala desa dalam kegiatan tambang juga mencuat. Anak kepala desa, disebut-sebut terlibat dalam penyediaan bahan bakar solar dan pengawasan alat berat yang dikaitkan dengan seorang pemodal berinisial EG dari Kota Palu.

Selain itu, dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas tambang semakin dirasakan warga. Kerusakan hutan, pencemaran air irigasi, serta kekhawatiran terhadap risiko banjir saat musim hujan menjadi keluhan utama masyarakat.

Air irigasi dilaporkan tidak lagi jernih, dan bendungan yang dahulu menjadi kebanggaan warga serta sering dijadikan tempat perkemahan pelajar, kini telah rusak, bahkan tidak difungsikan.

Olehnya, pemerintah daerah diminta untuk segera menutup seluruh aktivitas tambang ilegal secara permanen dan menindak para pemodal, termasuk pihak-pihak dari luar daerah maupun Warga Negara Asing (WNA) asal China yang mulai terlihat beraktivitas di kawasan tambang.

Kondisi ini, dinilai janggal mengingat lokasi tambang berada tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Parimo.

Bahkan, menimbulkan pertanyaan terkait lemahnya pengawasan aparat penegak hukum terhadap praktik penambangan ilegal di kawasan yang terbilang strategis dan mudah diakses.

Kades Kayuboko Akui Pungutan, Bantah Libatkan Anak

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Kayuboko, Syamrun, membenarkan adanya pungutan dari alat berat yang beroperasi di lokasi tambang.

Ia menyatakan, dana tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan diperuntukkan bagi pembangunan desa dan dikelola melalui koperasi.

“Benar ada pungutan, tetapi bukan masuk kantong pribadi. Dana digunakan untuk pembangunan. Kantor desa juga kami perbaiki dari situ, dan sebagian dibagikan ke pihak lain sesuai peruntukannya,” jelasnya.

Ia menegaskan, proses pengumpulan dan pembagian dana dilakukan oleh pengurus koperasi yang telah dibentuk di desa.

Dirinya maupun anggota keluarganya, disebt tidak terlibat langsung dalam praktik pungutan tersebut.

Terkait dugaan anaknya bertugas sebagai penyuplai solar dan pengawas alat berat, Syamrun membantah. Ia menegaskan, baik dirinya maupun anaknya hanya menjabat sebagai pengurus koperasi.

Tiga Kelompok Penambang Diduga Terlibat, Termasuk WNA

Data yang diperoleh dari lapangan menunjukkan, tambang emas ilegal di Desa Kayuboko dikelola oleh setidaknya tiga kelompok berbeda.

Salah satu kelompok terdiri dari warga lokal, sementara lainnya dipimpin oleh penambang dari Kota Palu berinisial EG. Kelompok terbaru, melibatkan Warga Negara Asing (WNA) asal China berinisial Mr C.

Baca Juga: Kapolres Parimo Teken Kesepakatan Tolak PETI di Tinombo Selatan

Setidaknya 30 unit alat berat jenis ekskavator dilaporkan aktif setiap hari menggali material di kawasan tambang, yang lokasinya hanya berjarak sekitar lima kilometer dari Kantor Bupati Parimo.

Sementata itu, Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha yang dikonfirmasi terkait keterlibatan WNA di tambang emas ilegal Kayuboko via WhatsApp, pada Rabu, 11 Juni 2025, belum memberikan tanggapan.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DesaKayuboko#KrisiLingkungan#parigimoutong#PETIKayuboko#Sulteng#tambangemas
ShareSendTweet
Previous Post

KPP Palu Gelar Simulasi Tangani Kecelakaan Laut

Next Post

KKJ Sulteng Resmi Terbentuk, Jamin Keamanan Jurnalis di Daerah

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

30 Agustus 2026
MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

MTQ Mepanga Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda Berbasis Al-Qur’an

30 Agustus 2026
Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

29 Agustus 2026
Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

Munafri Minta Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar, Kebijakan Harus Terukur

29 Agustus 2026
Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

Festival Air Terjun Mambuku Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Warga Parigi Utara

29 Agustus 2026
Buka MTQ Sidoan, Bupati Erwin Burase Soroti Ancaman Narkoba dan Risiko Bencana

Buka MTQ Sidoan, Bupati Erwin Burase Soroti Ancaman Narkoba dan Risiko Bencana

29 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

BPBD Parimo Geser Alat Berat, Fokus Normalisasi Sungai dan Pulihkan Akses Warga di Kasimbar

30 Agustus 2026
Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

Gusnar Kirim Pejabat Gorontalo Belajar ke Tomohon, Bidik Event Mendunia dan Digitalisasi Pemerintahan

30 Agustus 2026
BPBD Parimo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih dan 10 Rumah Terdampak Banjir Bandang Avolua

BPBD Parimo Fokus Pulihkan Akses Air Bersih dan 10 Rumah Terdampak Banjir Bandang Avolua

30 Agustus 2026
Mangkir dari Panggilan, Polda Sulteng Tangkap Dua Pria dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Parimo

Mangkir dari Panggilan, Polda Sulteng Tangkap Dua Pria dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Parimo

30 Agustus 2026
Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

Guru di Ampibabo Galang Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Avolua

30 Agustus 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Kejari Parimo Kedepankan Pendekatan Humanis Tangani Anak, 142 SPDP Masuk Sejak Januari 2026

Kejari Parimo Kedepankan Pendekatan Humanis Tangani Anak, 142 SPDP Masuk Sejak Januari 2026

28 Agustus 2026
17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

17 IPR Segera Diserahkan, DPRD Parimo Soroti Manfaat Ekonomi bagi Daerah

29 Agustus 2026
Jelang Porprov Sulteng di Morowali, KONI Parimo Bentuk Tim 9

Jelang Porprov Sulteng di Morowali, KONI Parimo Bentuk Tim 9

29 Agustus 2026
Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

Survei Air Tanah dan Uji Sondir Dilakukan Jelang Pembangunan Sekolah Rakyat di Parimo

29 Agustus 2026
Kapolda Sulteng Salurkan 270 Paket Sembako untuk Warga Banggai

Kapolda Sulteng Salurkan 270 Paket Sembako untuk Warga Banggai

25 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d