Di Balik Logo HUT ke-80 RI: Hasil Seleksi Ketat dan Kolaborasi Lintas Kementerian

JAKARTA, theopini.idLogo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto, bukan sekadar simbol peringatan, tetapi hasil dari proses seleksi nasional yang ketat dan kolaboratif.

Karya terpilih ini, merupakan hasil sayembara terbuka yang melibatkan ratusan desainer dari seluruh Indonesia.

Baca Juga: Berikut Makna Logo dan Tema HUT Humas Polri ke-71

“Logo ini dipilih langsung oleh Bapak Presiden. Seperti disampaikan Bapak Presiden Prabowo, logo ini karya terbaik anak bangsa yang penuh makna,” ujar Deputi Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Noudhy Valdryno, di Jakarta, Jum’at, 25 Juli 2025.

Sayembara nasional yang dibuka sejak 23 Mei hingga 1 Juni 2025 tersebut, menghasilkan 245 karya desain yang masuk ke meja panitia.

Proses seleksi melibatkan tim kurator professional, yang terdiri dari pakar desain dari Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) dan perwakilan pemerintah dari Kementerian Sekretariat Negara serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Satu hasil karya terbaik terpilih dari ratusan kandidat. Berangkat dari semangat Dimiliki Bersama, Dirayakan Bersama,” ujarnya.

Karya terpilih tersebut, merupakan milik Bram Patria Yoshugi, yang berhasil menempati posisi pertama dari lima finalis.

Kelima finalis sebelumnya, diundang untuk mempresentasikan langsung desain mereka sebelum laporan resmi disampaikan kepada Presiden.

Logo HUT ke-80 RI menampilkan angka “80” dengan desain membentuk simbol tak terhingga (infinity). Simbol ini, melambangkan gerak maju yang tidak terbatas, kesinambungan sejarah, dan semangat persatuan.

“Ada tiga unsur utama dalam logo ini. Pertama, bentuk inti yang mencerminkan persatuan sebagai dasar kemajuan bangsa,” terangnya.

Unsur kedua adalah garis manifestasi, garis putih yang membentuk siluet angka 80 dengan tarikan sirkular. Menurut Noudhy Valdryno, ini menggambarkan manifestasi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Pemprov Sulteng Gelar Rapat Persiapan HUT RI ke-78

Sementara unsur ketiga adalah bentuk utuh yang menunjukkan keterpaduan semua elemen desain, melambangkan Indonesia yang progresif dan terhubung secara menyeluruh.

“Simbol ini menjadi doa yang mengamini sinergi seluruh komponen bangsa dalam mendorong kemajuan yang berkelanjutan dan merata ke seluruh penjuru negeri,” pungkanya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar