the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemiskinan Nasional Turun, Tapi Kesenjangan di Perkotaan Meningkat

the OPINIbythe OPINI
26 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
26 Juli 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
Kemiskinan Nasional Turun, Tapi Kesenjangan di Perkotaan Meningkat

Kantor BPS RI. (Foto: IST)

Baca Juga

No Content Available

JAKARTA, theopini.id — Meski angka kemiskinan nasional terus menunjukkan tren penurunan, Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan bahwa kesenjangan di wilayah perkotaan justru semakin memburuk.

Data terbaru menunjukkan, bahwa penduduk miskin di kota menghadapi jurang ketimpangan yang makin lebar, baik dari sisi pengeluaran maupun distribusi ekonomi.

Baca Juga: Cenderun Turun, Angka Kemiskinan Parimo 14,2 Persen pada 2024

“Indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan di perkotaan mengalami peningkatan, artinya kesenjangan antara penduduk miskin dan garis kemiskinan semakin lebar di kota-kota,” ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 26 Juli 2025.

Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, tingkat kemiskinan secara nasional tercatat sebesar 8,47 persen, menurun dari 8,57 persen pada September 2024.

Jumlah penduduk miskin juga turun menjadi 23,85 juta orang. Namun, secara rinci, tingkat kemiskinan di perkotaan justru naik menjadi 6,73 persen, sementara di perdesaan turun menjadi 11,03 persen.

BPS mencatat, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami kenaikan di perkotaan, menandakan pengeluaran penduduk miskin kota semakin jauh dari garis kemiskinan dan ketimpangan di antara mereka semakin besar.

Sebaliknya, indeks-indeks tersebut turun di perdesaan, menunjukkan perbaikan relatif bagi warga miskin di desa.

Pada Maret 2025, rata-rata garis kemiskinan nasional berada di angka Rp609.160 per kapita per bulan. Rumah tangga dengan anggota rata-rata 4,72 orang tergolong miskin jika pengeluarannya di bawah Rp2.875.235 per bulan.

Namun, Ateng menegaskan bahwa setiap daerah memiliki garis kemiskinan berbeda, bergantung pada harga dan pola konsumsi masyarakat setempat.

“Yang kami data dalam Susenas adalah rumah tangga. Ada sekitar 345.000 rumah tangga yang menjadi sampel survei pada Maret 2025,” jelasnya.

Dalam rilis ini, BPS juga mencatat angka kemiskinan ekstrem secara resmi untuk pertama kalinya. Pada Maret 2025, jumlah penduduk dalam kategori kemiskinan ekstrem tercatat 2,38 juta orang atau 0,85 persen dari total penduduk. Angka ini turun signifikan dari 3,56 juta orang atau 1,26 persen pada Maret 2024.

Sementara itu, tingkat ketimpangan pengeluaran nasional berdasarkan gini ratio juga menunjukkan penurunan. Gini ratio Maret 2025 berada di angka 0,375, turun dari 0,381 pada September 2024.

Tetapi, jika dilihat secara wilayah, ketimpangan di perkotaan masih lebih tinggi, yaitu 0,395, dibandingkan di perdesaan yang sebesar 0,299.

Baca Juga: Capaian Pembangunan Sulteng Meningkat, Angka Kemiskinan Turun Jadi 11,77%

Secara spasial, 31 provinsi memiliki tingkat ketimpangan di bawah rata-rata nasional. DKI Jakarta mencatat gini ratio tertinggi, yaitu 0,441, sedangkan yang terendah terdapat di Kepulauan Bangka Belitung dengan angka 0,222.

Dengan tren ketimpangan yang meningkat di kawasan urban, BPS mengingatkan pentingnya perhatian serius terhadap penduduk miskin kota, yang tidak hanya bergelut dengan kemiskinan absolut, tetapi juga dengan akses terhadap sumber daya dan peluang ekonomi yang semakin timpang.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #BPSRI
ShareSendTweet
Previous Post

Anwar Hafid Kuatkan Komitmen Pendidikan Gratis di Wisuda ke-44 UIN Datokarama Palu

Next Post

Pria di Banggai Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Kakao

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

Hari Desa Nasional 2027, Mendes Targetkan Ekonomi Desa Bangkit

10 Oktober 2026
Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

4 Oktober 2026
KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

25 September 2026
Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

21 September 2026
Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

15 September 2026
Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

2 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

Uji Tanah Kantor Baru Wali Kota Gorontalo Masuki Tahap Pengeboran

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Dinsos Gorontalo Libatkan Warga dalam Mitigasi

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Dinsos Gorontalo Libatkan Warga dalam Mitigasi

10 Oktober 2026
Tiga Instansi Paparkan Penanganan Dugaan Asusila dan Penganiayaan ASN di Parimo

Tiga Instansi Paparkan Penanganan Dugaan Asusila dan Penganiayaan ASN di Parimo

13 Oktober 2026
Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

10 Oktober 2026
Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Diusulkan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pulau Kabetan Ditutup, Korban Belum Ditemukan

10 Oktober 2026
Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

Kapolda Rizal Irawan: Alam Harus Dijaga untuk Generasi Mendatang

14 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d