the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Daerah

Pengelolaan Sampah Jadi Sorotan, Kepala Daerah Belajar Inovasi Lingkungan dari Makassar

the OPINIbythe OPINI
8 Agustus 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
8 Agustus 2025
in Daerah
Reading Time: 3 mins read
Pengelolaan Sampah Jadi Sorotan, Kepala Daerah Belajar Inovasi Lingkungan dari Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kunjungan kerja sejumlah kepala daerah di Balai Kota, Jum'at, 8 Agustus 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Pemkot Makassar Kaji Pasar Hewan Terpadu, Revitalisasi RPH Mulai Dimatangkan

TP-PKK Makassar Dorong Motif Budaya Lokal Jadi Produk Ekonomi Kreatif

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

MAKASSAR, theopini.id — Isu pengelolaan sampah menjadi pembahasan utama dalam kunjungan kerja sejumlah kepala daerah ke Kota Makassar, Jum’at, 8 Agustus 2025.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di Balai Kota, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan sejumlah inovasi lingkungan yang tengah dijalankan pemerintahannya, termasuk sistem pengolahan sampah berbasis rumah tangga dan pemanfaatan maggot.

Baca Juga: Pemkot Makassar gandeng Google Bangun Ekosisten Pembelajaran Modern

Munafri Arifuddin, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengembangkan pendekatan komprehensif dalam mengelola sampah organik, mulai dari skala rumah tangga hingga badan usaha masyarakat.

“Kami di Makassar sedang membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir berbasis rumah tangga. Target akhirnya adalah zero waste,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu upaya konkret adalah pengembangan budidaya maggot di Kecamatan Panakkukang, yang mengolah sampah organik menjadi pakan ternak dan bahan bernilai ekonomi lainnya.

“Maggot-nya ada yang langsung jadi pakan, ada juga yang dikeringkan. Ini memberi nilai tambah ekonomi bagi warga,” tambahnya.

Menurut Munafri, dari total sampah harian di Makassar yang mencapai 1.000–1.500 ton, lebih dari separuhnya merupakan sampah organik. Oleh karena itu, pengelolaan di sumber menjadi kunci utama.

“Sampah organik kami olah di lingkungan warga. Sedangkan non-organik diarahkan ke TPA dan bank sampah,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Makassar juga sedang menyiapkan skema produksi energi dari limbah. Kajian teknis tengah disusun agar pengolahan sampah bisa menghasilkan listrik yang menopang kebutuhan lokal.

“Pemerintah kita ke depan akan sanggup menyuplai beban daya dengan memanfaatkan potensi energi dari sampah. Tentu tipping fee-nya tidak murah,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga memaparkan inisiatif ekonomi sirkular melalui industri daur ulang plastik.

“Kami dorong target 100 ton sampah plastik per hari untuk didaur ulang. Ini bagian dari upaya kami mendukung ekonomi sirkular,” ucap Munafri.

Kepala Daerah Tertarik Inovasi dan Kekayaan Lokal Makassar

Kunjungan ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah dari berbagai wilayah, di antaranya:

  • Wali Kota Dumai
  • Wakil Wali Kota Samarinda
  • Wakil Wali Kota Banjarmasin
  • Wakil Wali Kota Kendari
  • Wakil Bupati Pulang Pisau
  • Wakil Bupati Magetan
  • Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir

Dalam suasana akrab, para kepala daerah terlibat dalam diskusi terbuka mengenai berbagai tantangan dan strategi pembangunan di masing-masing daerah.

Salah satu topik yang mendapat perhatian besar adalah keberhasilan Makassar dalam mengintegrasikan isu lingkungan ke dalam kebijakan kota.

Selain diskusi, Wali Kota Munafri dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham juga menjamu tamu dengan kuliner tradisional khas Sulawesi Selatan, seperti barongko.

Beberapa kepala daerah bahkan sempat berbagi pengalaman mereka saat berwisata ke pulau-pulau kecil di sekitar Makassar.

Baca Juga: Hadapi Tantangan Geografis, Pemkot Makassar Perkuat Dukungan bagi Tenaga Kepulauan

Di akhir pertemuan, Munafri berharap Makassar dapat menjadi ruang kolaborasi antar daerah dalam memperkuat inovasi kebijakan, terutama di sektor pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami sangat terbuka untuk berbagi dan bekerja sama. Semoga Makassar bisa menjadi simpul kolaborasi daerah-daerah di Indonesia,” pungkasya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KotaMakassar#MunafriArifuddin#PemkotMakassar#Sulsel
ShareSendTweet
Previous Post

Ketidakhadiran Massal Warnai Paripurna DPRD Parimo Bahas KUA-PPAS

Next Post

Pemkot Makassar Jalin Kerja Sama dengan Sejumlah Daerah, Teken MoU Penguatan Sinergi

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

Parimo Jadi Kabupaten Pertama di Sulteng Terapkan KKN Tematik Integrasi NIB-NOP

15 Oktober 2026
Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

Kemampuan Keuangan Terbatas, Pemda Parimo Tekankan Prioritas Belanja APBD-P 2026

14 Oktober 2026
Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

Pemda Buol Susun Peta Jalan Pengembangan Kawasan Agropolitan

13 Oktober 2026
Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Bupati Banggai Tekankan Integritas dalam Pengadaan Barang dan Jasa

13 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

Pelantikan Kadis Disdikbud Parimo Ditunda, Bupati Tunggu Putusan PTUN

15 Oktober 2026
Kapolres Parimo Berganti, AKBP Hendrawan Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

Tiga WNA China dan Satu WNI Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon

15 Oktober 2026
Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

Lantik 18 Pejabat Eselon II, Bupati Parimo: Kinerja Buruk Terancam Nonjob

15 Oktober 2026
Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

Bupati Parimo Lantik 18 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya

15 Oktober 2026
Serah Terima Pataka Tandai Estafet Kepemimpinan Polda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rizal Irawan

Serah Terima Pataka Tandai Estafet Kepemimpinan Polda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Rizal Irawan

15 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

Mahasiswa KKN Untad Palu Targetkan 200 Warga Parimo Ikuti CKG

9 Oktober 2026
Puncak Salena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Jelang Palu Sport Event 2027

Puncak Salena Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Jelang Palu Sport Event 2027

14 Oktober 2026
SPBU Bailo Tutup Sementara Usai Kebakaran, Perbaikan Listrik Diperkirakan 7 Hari

SPBU Bailo Tutup Sementara Usai Kebakaran, Perbaikan Listrik Diperkirakan 7 Hari

10 Oktober 2026
Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

Anwar Hafid: Tambang Emas Harus Menghidupi Rakyat Buol, Bukan Orang Luar

12 Oktober 2026
Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

10 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d