PARIMO, theopini.id – Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah menunjukkan komitmen mendukung ketahanan pangan daerah, melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Perum Bulog.
Program ini, digelar serentak di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, dan Mako Subsektor Tinombo Selatan pada Senin, 29 September 2025.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Jadi Strategi Parimo Kendalikan Inflasi
“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar, tanpa ada keluhan dari masyarakat. Dengan GPM ini, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” kata Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha.
Dalam GPM tersebut, beras kualitas medium dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per sak isi 5 kilogram.
Harga yang lebih murah dibanding pasaran ini, langsung mendapat respons positif dari warga, terlihat dari tingginya animo pembeli.
Tak hanya kali ini, Polres Parimo secara konsisten telah menyalurkan total 75 ton beras sejak awal program digulirkan.
Baca Juga: 2 Ton Beras Ludes di Hari Pertama Gerakan Pangan Murah Polres Parimo
Langkah tersebut, dinilai efektif membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan, sekaligus menjaga stabilitas pasokan di pasar.
Program GPM menjadi bagian dari strategi pemerintah bersama aparat kepolisian untuk menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan ketersediaan pangan tetap terjamin di seluruh wilayah Parigi Moutong.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar