the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri Nusron Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Sawah, Pemda Diminta Kunci LP2B di RTRW

the OPINIbythe OPINI
12 Desember 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
the OPINIbythe OPINI
12 Desember 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
Menteri Nusron Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Sawah, Pemda Diminta Kunci LP2B di RTRW

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, dalam Rapat Koordinasi Kebijakan Pertanahan dan Tata Ruang bersama kepala daerah se-Kalimantan Tengah, Kamis, 11 Desember 2025. (Foto: IST)

Baca Juga

Percepat Integrasi NOP dan NIB, Pemda Gandeng Kantor Pertanahan Parimo

Revisi RTRW Parimo Masih Berproses, Pemda Lengkapi Catatan Asistensi ATR/BPN

Pemda Parimo Kejar Progres Penataan Ruang dan Pertanahan, Dievaluasi Pekan Depan

PALANGKA RAYA, theopini.id – Pemerintah pusat memperingatkan laju alih fungsi lahan sawah yang terus meningkat dan berpotensi menggerus ketahanan pangan nasional, jika tidak dikendalikan secara tegas melalui kebijakan tata ruang daerah.

“Sejak 2019 sampai 2025, setiap tahun ada sekitar 554 ribu hektare sawah yang beralih fungsi menjadi permukiman dan kawasan industri. Kalau ini tidak kita hentikan, ketahanan pangan nasional akan terganggu,” tegas Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam Rapat Koordinasi Kebijakan Pertanahan dan Tata Ruang bersama kepala daerah se-Kalimantan Tengah, Kamis, 11 Desember 2025.

Baca Juga: Menteri Nurson: Alih Fungsi Lahan Harus Dibatasi Demi Ketahanan Pangan Nasional

Ia menekankan, perlindungan sawah harus dikunci dalam dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), khususnya melalui penetapan Lahan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan (LP2B), Lahan Baku Sawah (LBS), dan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).

“Di dalam RTRW, LP2B itu harus muncul. LBS harus jelas. LSD harus ada. Supaya ke depan sawah benar-benar terlindungi,” ujarnya.

Nusron mengingatkan, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN telah menetapkan batas minimal LP2B sebesar 87 persen dari total LBS sebagai syarat menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kenapa minimal 87 persen? Karena ini soal pangan. Ini soal keberlangsungan hidup kita ke depan,” katanya.

Ia pun mendorong pemerintah daerah segera menyusun dan merevisi RTRW dalam bentuk peraturan daerah agar sejalan dengan kebijakan nasional.

“RTRW itu disusun dalam bentuk Perda, dibawa ke pusat untuk persetujuan substansi. Kami koreksi. Tapi satu pesan kami, pola ruang hutan jangan dikurangi,” tegas Nusron.

Data Kementerian ATR/BPN menunjukkan, dari target 77 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kalimantan Tengah, baru 22 yang tersedia dalam bentuk Perda atau Perkada. Sebanyak 21 RDTR telah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS).

Selain itu, masih terdapat 13 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah yang belum memutakhirkan RTRW, sehingga dokumen penataan ruangnya dinilai tidak lagi relevan dengan dinamika pembangunan saat ini.

Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Percepatan LP2B untuk Kurangi Jumlah Alih Fungsi Lahan

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyatakan pihaknya tengah mempercepat penyempurnaan instrumen tata ruang di daerah.

“RTRW provinsi maupun kabupaten/kota saat ini sudah masuk proses revisi, disesuaikan dengan kondisi aktual dan rencana pembangunan ke depan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #KementerianATR/BPN#MenteriATR/BPN#NursonWahid
ShareSendTweet
Previous Post

Bupati Amirudin Dorong Pelayanan Publik Optimal lewat Kantor Pemerintahan Baru

Next Post

Ratusan Pelajar Ikuti Perkemahan Penggalang, Pemda Parimo Perkuat Pendidikan Karakter

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

Kemenag Verifikasi 4,6 Juta Santri, Ubah Pendataan dari Agregat ke BNBA

4 Oktober 2026
KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

KNMP Diperkuat, Pemerintah Dorong Ekosistem Perikanan Terintegrasi

25 September 2026
Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

Harga Beras 135 Kabupaten/Kota Naik, Kemendagri Minta Evaluasi

21 September 2026
Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Dorong KNMP Jadi Sumber Pendapatan Asli Desa

15 September 2026
Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

Sri Suparni Bahlil Tekankan Peran Perempuan dalam Edukasi Hemat Listrik

2 September 2026
Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

Meneladani Rasulullah SAW Tak Cukup dengan Cinta, Menag Tekankan Istiqamah

25 Agustus 2026

ARTIKEL TERKINI

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

Peternakan Sapi Perah Parimo Tembus Enam Besar Proyek IPRO Nasional

10 Oktober 2026
Polda Sulteng Amankan Dua Terduga Pengguna Narkoba dalam Operasi di Tavanjuka

Polda Sulteng Amankan Dua Terduga Pengguna Narkoba dalam Operasi di Tavanjuka

9 Oktober 2026
Pemkot Makassar Kaji Pasar Hewan Terpadu, Revitalisasi RPH Mulai Dimatangkan

Pemkot Makassar Kaji Pasar Hewan Terpadu, Revitalisasi RPH Mulai Dimatangkan

9 Oktober 2026
Polisi Dalami Asal-usul 1.190 Liter Biosolar yang Diangkut dari Pagimana

Polisi Dalami Asal-usul 1.190 Liter Biosolar yang Diangkut dari Pagimana

9 Oktober 2026
Bupati Parimo Apresiasi Nakes, Capaian CKG Tembus 62 Persen

Bupati Parimo Apresiasi Nakes, Capaian CKG Tembus 62 Persen

9 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Pemprov Sulteng Dorong Legalitas Pertambangan Rakyat, Adiman: Supaya Bisa Diawasi

Pemprov Sulteng Dorong Legalitas Pertambangan Rakyat, Adiman: Supaya Bisa Diawasi

3 Oktober 2026
Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

Rencana Ekonomi Transmigrasi Bahari Tomini Raya Diminta Berbasis Pasar

6 Oktober 2026
Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

Munafri Usul Rasio Rumah dan Sekolah Disesuaikan dalam Pengembangan Hunian Makassar

7 Oktober 2026
Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

Bupati Parimo Berharap Pengalihan Gaji PPPK Perluas Ruang Fiskal Daerah

8 Oktober 2026
DLH Parimo Belum Bisa Pastikan Dampak Kabut Asap, Masih Tunggu Analisis KLH

DLH Parimo Belum Bisa Pastikan Dampak Kabut Asap, Masih Tunggu Analisis KLH

6 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ragam
  • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d