Musrembang RKPD 2027 di Banggai, 6 Kecamatan Suarakan Infrastruktur dan Ekonomi

BANGGAI, theopini.idPersoalan infrastruktur jalan, penguatan sektor pertanian dan perikanan, hingga perluasan jaringan internet, menjadi sorotan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahap II Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Forum yang digelar di Kecamatan Lamala, Selasa, 24 Februari 2026 ini, menjadi ruang penyelarasan ratusan usulan dari enam kecamatan untuk penyusunan RKPD 2027.

“Kita tidak boleh lagi hanya terjebak pada pembangunan fisik yang bersifat parsial, perencanaan pembangunan hingga tahun 2027 harus mampu menjawab tantangan transformasi ekonomi yang lebih tangguh,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Banggai, Furqanuddin Masulili.

Musrenbang Tahap II ini, juga dihadiri Bupati Banggai Amirudin, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta perwakilan enam kecamatan yakni Lamala, Mantoh, Masama, Balantak Selatan, Balantak, dan Balantak Utara.

BACA JUGA:  Gubernur Sulteng Terima Kunker Wakil Ketua MPR RI

Dari data yang dipaparkan, Kecamatan Lamala memasukkan 134 usulan dalam sistem SIPD dengan 128 terverifikasi. Kecamatan Masama mengusulkan 235 program, 190 di antaranya terverifikasi.

Sementara Kecamatan Mantoh, mengajukan 148 usulan dengan 135 diterima. Balantak Selatan memasukkan 74 usulan dan 68 terverifikasi. Balantak mencatat 159 usulan dengan 121 terverifikasi, sementara Balantak Utara menginput 62 usulan dengan 54 terverifikasi.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai, Amirudin menekankan agar para camat, kepala desa, dan lurah mengusulkan program berdasarkan kebutuhan mendesak masyarakat, bukan sekadar keinginan.

Ia meminta setiap usulan yang telah masuk dalam SIPD, didukung data akurat dan kajian teknis yang matang.

Kepala Bappeda Kabupaten Banggai, Pupung Diliyanto menyampaikan, seluruh usulan telah disesuaikan dengan prioritas daerah.

BACA JUGA:  Hari Pertama Kerja, Komisaris Utama Disambut Direksi Bank Sulteng

Menurutnya, setiap program akan melalui survei lapangan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan kondisi geografis wilayah.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Sukri Djalumang, yang mewakili penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD, menyoroti masih banyaknya infrastruktur jalan di enam kecamatan tersebut yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.

Musrenbang Tahap II ini, merumuskan enam prioritas pembangunan, meliputi pengembangan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, perluasan jaringan internet, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan sektor pertanian dan perikanan sebagai pilar utama ekonomi Banggai.

Melalui forum ini, Pemerintah Daerah Banggai menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat agar rencana pembangunan 2027 benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan serta dapat direalisasikan secara berkelanjutan.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar