MAKASSAR, theopini.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation, untuk merancang model pengembangan guru yang terukur dan berkelanjutan.
Program ini, diharapkan mampu memperkuat kompetensi guru melalui pelatihan yang lebih fokus pada praktik mengajar di kelas.
Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy menjelaskan, hasil pemetaan awal terhadap sejumlah SD dan SMP di Makassar menunjukkan sebagian besar guru masih berada pada tahap penguasaan teori.
“Kami melihat sebagian guru sebenarnya sudah sering mengikuti pelatihan. Namun mereka masih belum mengetahui bagaimana menerapkan metode tersebut secara langsung di kelas,” ujarnya.
Elan menambahkan, tantangan guru di setiap sekolah berbeda-beda, baik dari sisi karakter siswa maupun lingkungan belajar. Karena itu, program intervensi perlu dirancang lebih spesifik dengan fokus pada tahap implementasi.
“Kami menawarkan dukungan untuk merancang program intervensi selama satu tahun yang menyasar sekitar 50 guru dari lima SD dan lima SMP sebagai tahap awal,” jelasnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik gagasan tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru.
“Sebelum kita bicara masalah infrastruktur, kita bicara bagaimana pedagogi terapan guru. Karena tidak mungkin anak-anak bisa pintar kalau gurunya tidak memiliki kompetensi yang baik,” tegas Munafri.
Munafri menilai selama ini banyak pelatihan yang diikuti guru, namun belum ada alat ukur yang mampu menunjukkan sejauh mana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran.
“Kita butuh tools untuk mengukur progres guru. Selama ini mereka ikut pelatihan, tapi setelah itu kita tidak tahu hasilnya seperti apa. Ini yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Makassar dan Putera Sampoerna Foundation sepakat melanjutkan pembahasan teknis setelah Idulfitri melalui workshop dua hari.
Workshop tersebut, akan merumuskan konsep pengembangan guru yang terstruktur, termasuk penyusunan roadmap peningkatan kompetensi guru dalam beberapa tahun ke depan.
Munafri berharap kerja sama ini dapat menghasilkan model pengembangan guru yang terukur dan berkelanjutan, sehingga kualitas pendidikan di Kota Makassar dapat meningkat signifikan dalam jangka panjang.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar