Parimo Catat Capaian Investasi 365,16 Persen, Rakorda PMPTSP Jadi Momentum Sinergi Daerah

PARIMO, theopini.id – Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mencatat capaian realisasi investasi sebesar 365,16 persen pada 2025, menempatkan daerah ini di peringkat ke-5 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Capaian tersebut, menjadi indikator tren positif bahwa Kabupaten Parimo mulai dilirik sebagai salah satu tujuan investasi.

“Oleh karena itu, sinergitas informasi, inovasi dalam pelayanan, serta kolaborasi antar daerah menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan investasi,” kata Wakil Bupati Parimo, H Abdul Sahid, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) se-Provinsi Sulawesi Tengah di Auditorium Kantor Bupati, Sabtu, 11 April 2026. =

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Sahid juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakorda yang hadir di Kabupaten Parimo.

BACA JUGA:  Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis pada Momen HUT ke-61 Sulteng

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami menjadi tuan rumah dalam kegiatan penting ini, sebagai bagian dari upaya bersama membangun Sulawesi Tengah menuju Sulteng Nambaso,” ujarnya.

Mengusung tema “Berani Berusaha dengan Sinergitas Informasi dan Inovasi untuk Investasi Berkelanjutan”, Rakorda ini menjadi momentum strategis untuk mendorong daerah lebih proaktif dalam menarik investasi.

Ia menegaskan, daerah tidak lagi cukup hanya mengandalkan potensi, tetapi harus mampu mengelola dan mengemas potensi tersebut menjadi peluang investasi yang konkret dan berkelanjutan.

Kabupaten Parimo sendiri memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, serta pariwisata berbasis alam dan budaya. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya terkonversi menjadi investasi riil.

BACA JUGA:  Silaturahmi Kapolda Sulteng, Ketua FKUB: Perkuat Kekompakan dalam Menjaga Kedamaian

Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo juga menyatakan komitmennya dalam mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan berusaha serta memperkuat sistem informasi investasi yang terbuka dan terintegrasi.

Melalui Rakorda ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret dalam percepatan pelayanan investasi, strategi promosi daerah, serta pemerataan investasi di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

“Investasi tidak mengenal batas administratif, sehingga sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan pembangunan,” tegasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Komentar