Hari Kedua Trauma Healing, Relawan Parimo Dibekali Penanganan Kelompok Rentan

PARIMO, theopini.id Hari kedua pelatihan trauma healing di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, difokuskan pada penguatan kemampuan relawan dalam menangani kelompok rentan serta menjaga kesehatan mental saat bertugas di situasi bencana.

“Materi yang diberikan meliputi cara menolong kelompok rentan, manajemen stres untuk relawan, asesmen psikososial, serta simulasi penanganan di lapangan,” ujar narasumber dari PMI Parimo, Tina, Rabu, 15 April 2026.

Pada sesi lanjutan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi teoritis, tetapi juga pembekalan praktis melalui simulasi penanganan korban bencana di lapangan.

BACA JUGA:  Perkuat Kerja Sama dan Ikatan Kultural, Wagub Sulteng Sambut Gubernur Khofifah di Palu

Tina menjelaskan, pemahaman terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas menjadi kunci dalam memastikan penanganan pascabencana berjalan tepat dan manusiawi.

Selain itu, aspek manajemen stres juga menjadi perhatian penting, mengingat relawan kerap menghadapi tekanan tinggi saat bertugas di kondisi darurat.

Kegiatan turut diisi dengan asesmen psikososial, sebagai upaya meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan merespons kondisi mental korban bencana.

Sebelumnya, pada hari pertama pelatihan, peserta telah dibekali materi dasar trauma healing sebagai fondasi dalam penanganan dampak psikologis pascabencana.

BACA JUGA:  Bupati Amirudin Temui Mendagri, Bahas APBD Perubahan 2023

Melalui pelatihan ini, diharapkan kapasitas relawan di Kabupaten Parimo semakin kuat, tidak hanya dalam penanganan fisik, tetapi juga dalam pemulihan mental masyarakat terdampak bencana.

Pelatihan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini, merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-24 Kabupaten Parimo, dan diikuti puluhan peserta perempuan dari unsur BPBD, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).

Baca berita lainnya di Google News

Komentar