the OPINI
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa
No Result
View All Result
the OPINI
No Result
View All Result
Home Headline

DLH Parimo Soroti Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan

the OPINIbythe OPINI
22 April 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
the OPINIbythe OPINI
22 April 2026
in Headline
Reading Time: 3 mins read
DLH Parimo Soroti Kerusakan Lingkungan Akibat Pertambangan

Sekretaris DLH Parimo, Tri Nugraha Adhyarta

Baca Juga

Dekranasda Parimo Studi Tiru ke Badung Bali, Pelajari Strategi Pemasaran Produk Kerajinan

Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

YHKI Desak Polda Sulteng Usut Pemodal dan Dugaan Pembiaran PETI Rio Pakava

PARIMO, theopini.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menyoroti meningkatnya tekanan kerusakan lingkungan di kawasan pesisir yang diduga kuat dipicu aktivitas pertambangan.

“Dampaknya tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga bisa berpengaruh pada kesehatan masyarakat ke depan. Bisa jadi, ikan yang kita konsumsi sehari-hari telah terkontaminasi zat berbahaya akibat limbah pertambangan. Jika ini terjadi, bakal menimbulkan persoalan besar,” ujar Sekretaris DLH Parimo, Tri Nugraha Adhyarta.

Persoalan ini, mengemuka dalam peringatan Hari Bumi Sedunia yang dirangkaikan dengan diskusi lingkungan dan penanaman mangrove di pesisir Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Rabu, 21 April 2026.

Tri mengungkapkan, aktivitas pertambangan telah memberi tekanan serius terhadap lingkungan, mulai dari pencemaran air dan udara hingga terganggunya ekosistem pesisir dan laut.

Menurutnya, limbah pertambangan berpotensi mengalir dari daratan hingga ke laut, sehingga berdampak langsung terhadap biota yang menjadi sumber pangan masyarakat.

Kondisi ini, dinilai berisiko dalam jangka panjang, baik bagi kelestarian lingkungan maupun kesehatan manusia.

Ia menjelaskan, persoalan lingkungan saat ini semakin kompleks. Di satu sisi, aktivitas tersebut menjadi sumber penghidupan masyarakat, namun di sisi lain berpotensi melanggar aturan serta mempercepat kerusakan alam.

Menindaklanjuti hal itu, DLH Parimo tetap menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan regulasi, sekaligus mendorong solusi bersama agar kebutuhan ekonomi masyarakat tetap terpenuhi tanpa mengorbankan lingkungan.

Tri menegaskan, penanganan persoalan lingkungan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pegiat lingkungan, komunitas, hingga masyarakat luas.

Sebagai langkah konkret, penanaman mangrove terus dilakukan di kawasan pesisir Teluk Tomini, termasuk di Desa Mertasari, sebagai bagian dari upaya rehabilitasi sekaligus menekan dampak pencemaran.

Mangrove dinilai memiliki peran penting karena mampu menahan abrasi dan menyaring sebagian limbah sebelum masuk ke laut. Namun, ia menekankan fungsi tersebut tidak akan optimal tanpa pengendalian pencemaran dari sumbernya.

Untuk itu, DLH Parimo juga mendorong penguatan edukasi lingkungan kepada masyarakat, khususnya pelajar, guna meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.

Tri mengakui, peran komunitas seperti Kelompok Pecinta Alam di Kabupaten Parimo cukup signifikan dalam menjaga konsistensi gerakan pelestarian, salah satunya melalui program “1 Juta Mangrove untuk Teluk Tomini”.

“Mereka tetap aktif melakukan berbagai kegiatan secara mandiri, meskipun dengan keterbatasan dukungan,” ungkapnya.

Namun demikian, kesadaran kolektif masyarakat terhadap isu lingkungan dinilai masih belum merata, sementara tekanan akibat aktivitas industri, termasuk pertambangan, terus meningkat.

Ia juga menyoroti tingginya volume limbah domestik seperti sampah yang bermuara ke laut, yang semakin membebani ekosistem pesisir dengan daya dukung terbatas.

“Kalau tidak ada upaya bersama untuk mengurangi dari sumbernya, maka kemampuan alam tidak akan cukup menanggung beban tersebut,” tegasnya.

Ke depan, DLH Parimo berkomitmen memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui dukungan program rehabilitasi, peningkatan edukasi, serta kolaborasi lintas pihak.

“Lingkungan ini adalah tanggung jawab bersama. Harus dijaga agar tetap lestari dan bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bagikan ini:

  • Postingan

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: #DLHParimo#KrisisLingkungan#parigimoutong#PeringatanHariBumi2026#Sulteng
Previous Post

Diklat Satlinmas Parimo Ditekankan Perkuat Peran di Bencana hingga Edukasi Hukum

Next Post

Uji Gagasan Calon Pejabat, Wabup Banggai Tekankan Inovasi dan Integritas

the OPINI

the OPINI

Related Posts

Dekranasda Parimo Studi Tiru ke Badung Bali, Pelajari Strategi Pemasaran Produk Kerajinan

Dekranasda Parimo Studi Tiru ke Badung Bali, Pelajari Strategi Pemasaran Produk Kerajinan

23 Oktober 2026
Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

22 Oktober 2026
RSIA Defina Parimo Minta Distribusi Solar Prioritaskan Fasilitas Kesehatan

RSIA Defina Parimo Minta Distribusi Solar Prioritaskan Fasilitas Kesehatan

22 Oktober 2026
Jarak Sekolah Jadi Kendala, Parimo Siapkan Rumah Singgah bagi Anak di Wilayah Terpencil

Jarak Sekolah Jadi Kendala, Parimo Siapkan Rumah Singgah bagi Anak di Wilayah Terpencil

21 Oktober 2026
Antrean BBM di SPBU Kampal Membludak, Satgas Parimo Evaluasi Distribusi

Antrean BBM di SPBU Kampal Membludak, Satgas Parimo Evaluasi Distribusi

21 Oktober 2026
Wagub Reny Minta Karang Taruna Lindungi Pemuda dari Narkoba

Wagub Reny Minta Karang Taruna Lindungi Pemuda dari Narkoba

20 Oktober 2026

ARTIKEL TERKINI

Dekranasda Parimo Studi Tiru ke Badung Bali, Pelajari Strategi Pemasaran Produk Kerajinan

Dekranasda Parimo Studi Tiru ke Badung Bali, Pelajari Strategi Pemasaran Produk Kerajinan

23 Oktober 2026
Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

Anwar Hafid Targetkan BOS Daerah Jangkau Madrasah Mulai 2027

22 Oktober 2026

Gempa Bumi Terkini 5.2 M Guncang 6 km BaratLaut LEBONG-BENGKULU

22 Oktober 2026
YHKI Desak Polda Sulteng Usut Pemodal dan Dugaan Pembiaran PETI Rio Pakava

YHKI Desak Polda Sulteng Usut Pemodal dan Dugaan Pembiaran PETI Rio Pakava

22 Oktober 2026
Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

22 Oktober 2026
Load More

PILIHAN EDITOR

Jarak Sekolah Jadi Kendala, Parimo Siapkan Rumah Singgah bagi Anak di Wilayah Terpencil

Jarak Sekolah Jadi Kendala, Parimo Siapkan Rumah Singgah bagi Anak di Wilayah Terpencil

21 Oktober 2026
Munafri Juara Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah se-Sulsel

Munafri Juara Lomba Masak Nasi Goreng Antar Kepala Daerah se-Sulsel

18 Oktober 2026
Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

Parimo Registrasikan Sembilan Posyandu, Bidik Jadi Percontohan Enam SPM

22 Oktober 2026
PTUN Palu Terima Gugatan JATAM soal Dugaan Pembiaran Kerusakan Lingkungan

PTUN Palu Terima Gugatan JATAM soal Dugaan Pembiaran Kerusakan Lingkungan

19 Oktober 2026
Disperkim Parimo Rapat Fasilitasi di Pemprov Sulteng

Susun Raperda Penyerahan PSU Perumahan, Disperkim Parimo Rapat Fasilitasi di Pemprov Sulteng

22 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
PERS MERDEKA

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

  • Login
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Ragam
    • Karya Anak Bangsa

© 2026 | PT. Opinion Indonesia Group

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
%d