BANGGAI, theopini.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai, Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dukungan terhadap pendidikan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia.
“Kita tahu bahwa pondok pesantren adalah pencetak generasi muda yang berakhlakul karimah,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Banggai, H Furqanuddin Masulili, saat menghadiri wisuda angkatan pertama santri Pondok Pesantren Al-Muraad di Kota Luwuk, Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa, 2 Juni 2026.
Menurutnya, lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.
Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya sebagai mitra dalam pembangunan daerah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Muraad, yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan Islam di Kabupaten Banggai.
Kehadiran pesantren, kata dia, tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga wadah pembinaan moral dan karakter generasi muda.
“Kami berterima kasih kepada para pengasuh, pembimbing, khususnya kepada pemilik Pondok Pesantren Al-Muraad dalam memajukan generasi muda di Kabupaten Banggai,” katanya.
Tahun ini, Pondok Pesantren Al-Muraad meluluskan sebanyak 23 santriawan yang merupakan alumni angkatan pertama sejak pesantren tersebut berdiri pada 2023.
Wabup Furqanuddin berharap para lulusan dapat menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai agama dan akhlak yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren.
Sementara itu, Pembina Pondok Pesantren Al-Muraad, Farid Haluti, berpesan kepada para alumni agar senantiasa menjaga nama baik almamater dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Jagalah nama baik almamater di manapun kalian berada. Kami akan selalu membuka ruang ketika kalian menapaki jenjang pendidikan berikutnya,” ujarnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muraad, Zainal Abidin Alihamu, juga mengingatkan para santri untuk tetap memegang teguh nilai-nilai akhlak yang telah diajarkan selama berada di lingkungan pesantren.
“Jangan pernah tinggalkan akhlak yang pernah dididik yang kalian dapatkan di pondok ini,” pesannya.
Wisuda angkatan pertama tersebut, menjadi tonggak penting bagi Pondok Pesantren Al-Muraad yang baru berdiri tiga tahun lalu.
Pemda Banggai berharap, lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak generasi yang berilmu, berdaya saing, serta memiliki karakter yang kuat.
Baca berita lainnya di Google News







Komentar