PARIMO, theopini.id – Setelah hampir sepekan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Speedboat Mister UN akhirnya ditemukan dalam kondisi tanpa awak di pesisir Pantai Desa Malanggo, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Kamis, 30 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WITA.
Penemuan speedboat oleh warga menjadi perkembangan penting dalam operasi pencarian yang dilakukan aparat kepolisian, tim SAR, dan instansi terkait. Meski kapal telah ditemukan, satu orang nahkoda yang dilaporkan hilang hingga kini masih dalam pencarian.
Sebelumnya, Speedboat Mister UN dilaporkan hilang kontak pada Jum’at, 24 Juli 2024, sekitar pukul 07.00 WITA, saat berlayar dari Pelabuhan Desa Binaguna, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una menuju Pelabuhan Marisa, Provinsi Gorontalo. Kapal tersebut, diawaki Ferdiansyah dan Noval serta mengangkut 11 wisatawan mancanegara.
Menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan speedboat, personel Polsubsektor Tinombo Selatan, yang dipimpin Kasubsektor IPTU Eko Maryanto bersama Bhabinkamtibmas Desa Malanggo langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Selanjutnya, speedboat dievakuasi beserta seluruh barang yang ditemukan di dalamnya dan diamankan di Polsubsektor Tinombo Selatan, untuk kepentingan penyelidikan.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan satu unit Speedboat Mister UN berwarna biru dengan dua mesin tempel Suzuki masing-masing berkekuatan 100 PK, satu jeriken bahan bakar warna oranye, satu unit kamera, dua tas hitam berisi barang pribadi, satu tas putih, satu kursi plastik, satu tabung alat pemadam api ringan (APAR), sepasang sandal, serta sepasang sepatu.
Kasat Polairud Polres Parimo, IPTU Noldi Wiliam Sualang, mengatakan penemuan Speedboat Mister UN menjadi perkembangan signifikan yang dapat membantu mengungkap penyebab hilangnya kontak kapal tersebut.
“Penemuan Speedboat Mister UN menjadi titik terang dalam proses pencarian. Namun, tugas kami belum selesai. Fokus utama saat ini adalah menemukan satu orang nahkoda yang masih dinyatakan hilang sekaligus mengungkap secara menyeluruh penyebab insiden ini. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dan mengoptimalkan pencarian serta penyelidikan agar seluruh fakta dapat terungkap secara utuh dan objektif,” tegas IPTU Noldi Wiliam Sualang.
Ia menjelaskan, Satpolairud Polres Parimo terus berkoordinasi dengan Polairud Polres Tojo Una-Una, Pos Polairud Polda Sulawesi Tengah di Parigi, Pos Basarnas Parigi, serta instansi terkait lainnya untuk mempercepat pencarian korban yang masih hilang sekaligus mengumpulkan fakta-fakta di lapangan.
IPTU Noldi juga mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, maupun pengguna transportasi laut agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan barang, petunjuk, maupun informasi yang berkaitan dengan Speedboat Mister UN.
“Setiap informasi, sekecil apa pun, sangat berarti untuk mendukung keberhasilan operasi pencarian dan proses penyelidikan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama tim SAR dan instansi terkait masih terus melakukan pencarian terhadap nahkoda yang belum ditemukan, sekaligus mendalami barang-barang yang ditemukan di dalam speedboat untuk mengungkap penyebab pasti hilangnya kontak kapal tersebut.
Baca berita lainnya di Google News
Laporan: Israwati















